Rabu 11 Sep 2019 02:04 WIB

Pakai Meja dari Pintu Bekas, Bawa Amazon Jadi Perusahaan Berkelas

Para miliarder berjuang keras untuk mendapatkan kesuksesan.

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Pakai Meja dari Pintu Bekas, Bawa Amazon Jadi Perusahaan Berkelas. (FOTO: Pascal Rossignol)
Pakai Meja dari Pintu Bekas, Bawa Amazon Jadi Perusahaan Berkelas. (FOTO: Pascal Rossignol)

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -- Perjuangan miliarder dunia untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan tak semudah membalikkan telapak tangan. Mereka berjuang keras untuk mendapatkan kesuksesan. Hal itu pun terjadi dalam kehidupan Jeff Bezos dalam mendirikan Amazon, salah satu sumber kekayaannya.

Sebelum menjadi sebesar sekarang, Jeff Bezos membentuk Amazon dari perusahaan yang tak punya apa-apa dari atas meja bekas pintu yang dipasangi empat kaki.

Di tahun 1998, Bezos terus berjuang mengembangkan Amazon. Keadaan kantor ala kadarnya, bermula dari garasi rumahnya, semua meja di dalamnya terbuat dari bahan yang sama.

Baca Juga: Waduh! Amazon Dilaporkan ke Meja Hijau, Harus Bayar Denda Senilai....

"Mejanya (Bezos), dan meja dari dua orang lain yang ada di kantor itu, dibuat dari pintu yang dipasang menggunakan 4 x 4 kaki kayu menggunakan plat besi berbentuk segitiga," ujar mantan CEO Netflix Marc Randolph, "lalu saya menyadari kalau semua meja yang ada di kantor itu ternyata sama."

Karyawan Amazon yang ke-5, Nico Lovejoy, bercerita sewaktu dulu mengapa Bezos memilih membuat meja dari pintu.

Saat itu, kantor awal Amazon berlokasi di seberang dari Home Depot, peritel perlengkapan rumah besar di Amerika Serikat.

Lalu, saat ia dan Bezos mencari meja di Home Depot, mereka melihat sebuah pintu yang harganya jauh lebih murah ketimbang meja. "Ia (Bezos) pun memutuskan untuk membeli pintu dan memasang kaki (untuk dijadikan meja)," ujarnya.

Baca Juga: Bos Amazon Kerap Ajukan Pertanyaan Ini untuk Karyawan Baru

Melansir dari Business Insider (10/9/2019), sebenarnya, Amazon bukan tak mampu untuk membeli meja seperti di perkantoran pada umumnya. Namun, menurut Randolph, Bezos pernah menjelaskan filosofinya terkait penggunaan meja murah itu.

"Ini adalah cara untuk menunjukkan kalau kami hanya mengeluarkan uang untuk hal yang berdampak pada konsumen, bukan hal yang tak berdampak (pada konsumen)," ujar Bezos kepada Randolph kala itu.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement