Kamis 22 Aug 2019 18:09 WIB

Gojek Masuk Daftar 20 Besar Perusahaan Pengubah Dunia

Gojek menjadi satu-satunya perusahaan di Asia Tenggara yang masuk dalam daftar ini.

Founder dan CEO Gojek Grup Nadiem Makarim (kanan), Co-Founder Gojek Kevin Aluwi (tengah), dan Presiden Gojek Grup Andre Soelistyo (kiri) saat peresmian logo baru Gojek di Jakarta, Senin (22/7).
Foto: Republika/Prayogi
Founder dan CEO Gojek Grup Nadiem Makarim (kanan), Co-Founder Gojek Kevin Aluwi (tengah), dan Presiden Gojek Grup Andre Soelistyo (kiri) saat peresmian logo baru Gojek di Jakarta, Senin (22/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Perusahaan teknologi penyedia layanan sesuai permintaan bergerak (mobile on demand) dan pembayaran digital dalam negeri, Gojek, kembali masuk dalam daftar tahunan perusahaan yang dinilai berhasil mengubah dunia versi Majalah Fortune atau Fortune’s Change The World Tahun 2019. Pada tahun ini posisi Gojek naik enam peringkat dibandingkan raihan tahun 2017 silam.

"Benar, kami masuk melalui inovasi GoPay yang dinilai telah mentransformasi percepatan inklusi finansial dan ekonomi digital di Indonesia," kata CEO Global dan Pendiri Gojek Nadiem Makarim dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis (22/8).

Baca Juga

Dia menjelaskan, pada tahun ini pihaknya menempati peringkat ke-11 dari total 52 organisasi internasional yang masuk dalam daftar tersebut, melompat dari peringkat ke-17 pada 2017. "Kami satu-satunya perusahaan di Asia Tenggara yang diakui secara global ini dalam daftar itu, untuk kedua kalinya," katanya pula.

Penghargaan berskala global ini, kata Nadiem, menyorot peranan GoPay sebagai penyedia pembayaran digital Gojek karena dinilai telah berhasil mendorong perekonomian digital Indonesia dengan memperluas akses finansial bagi jutaan masyarakat Indonesia.

Dikutip dari keterangan resmi Fortune, pada 2018, total pembelian produk dan jasa via GoPay mencapai lebih dari 6 miliar dolar AS, termasuk telah memberikan bantuan serta fasilitas pinjaman bagi sekitar 130 ribu pengusaha mikro.

CEO GoPay Aldi Haryopratomo juga menyebutkan, hingga saat ini pihaknya telah menjadi penyedia pembayaran digital terbesar di Indonesia dan 90 persen dari rekan usahanya merupakan pedagang kecil.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement