Jumat 16 Aug 2019 08:07 WIB

7 Startup Pariwisata Asia Ikut Program Akselarasi

Digitaraya dan Tiket.com menghadirkan program akselerasi startup sektor pariwisata

Rep: Tanayastri Dini Isna(Warta Ekonomi)/ Red: Tanayastri Dini Isna(Warta Ekonomi)
7 Startup Pariwisata Ini Ikuti Program Akselerasi, Mau Dorong Sektor Pariwisata Indonesia. (FOTO: Tiket.com)
7 Startup Pariwisata Ini Ikuti Program Akselerasi, Mau Dorong Sektor Pariwisata Indonesia. (FOTO: Tiket.com)

Digitaraya dan Tiket.com berkolaborasi menghadirkan program akselerasi bagi startup yang bergerak di sektor pariwisata di Indonesia. Dari puluhan startup pendaftar di Asia, 17 startup dikurasi untuk mengikuti sesi wawancara final. Pada tahap terakhir, 7 startup dari Indonesia, Thailand, Vietnam, dan India, terpilih mengikuti program akselerasi di Jakarta.

Industri pariwisata di Indonesia sendiri memiliki potensi yang cukup besar. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menargetkan sebanyak 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara hingga akhir 2019. Banyak inisiatif yang telah dilakukan oleh pemerintah, salah satunya melalui penetapan 10 destinasi pariwisata sebagai Bali baru.

"Kami berharap kerja sama ini mampu mendorong industri pariwisata lebih maju dan berkembang dengan kreativitas layanan yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat," kata Co-founder & Chief Marketing Officer Tiket.com, Gaery Undarsa dalam keterangan resminya, Kamis (15/8/2019).

Baca Juga: Digelar Juli, Tiket Indonesia Open Sudah Dijual di Blibli dan Tiket.com

Program akselerasi ini dimulai dengan bootcamp pada 12-14 Agustus 2019 yang membahas potensi dan strategi terkait industri pariwisata Indonesia bersama para mentor. Nama yang turut hadir sebagai mentor dalam program ini, antara lain: Waizly Darwin (Kementerian Pariwisata Indonesia), Jowynne Khor (Google), George Hendrata, Gaery Undarsa, Ronald Liem, Dimas Surya (tiket.com), Riaz Hyder (UBS), dan masih banyak lainnya.

Managing Director Digitaraya, Nicole Yap menambahkan, "Kami berkomitmen untuk terus menghubungkan startup Indonesia dengan pemain global. Kami berharap program akselerasi ini dapat ikut berkontribusi mendorong industri pariwisata Indonesia lebih dikenal dunia.”

Demo Day yang merupakan bagian dari program akselerasi tersebut dilaksanakan pada hari ini. Kegiatan itu dihadiri oleh investor (venture capital) dan berbagai pemangku kepentingan. Selanjutnya, acara ditutup dengan sesi networking dan private meeting pada Jumat (16/8/2019).

Baca Juga: Rambah Bisnis Perjalanan, Gojek Gandeng Tiket.com Hadirkan Fitur Go-Travel

Adapun startup yang terpilih dalam program akselerator itu ialah:

1. Bobobox (Indonesia)

Startup kapsul hotel dengan teknologi modular pertama di Indonesia.

2. Frame A Trip (Indonesia)

Platform yang menghubungkan wisatawan dengan fotografer lokal professional di 300 kota di seluruh dunia.

3. Hungry Hub (Thailand)

Reservasi online untuk restoran ala carte dengan konsep harga tetap.

4. Local Alike (Thailand)

Marketplace pengalaman perjalanan yang terkurasi bersama komunitas lokal.

5. Luxstay (Vietnam)

Platform penyewaan properti liburan jangka pendek yang terbesar di Vietnam.

6. ScoutMyTrip (India)

Platform perencanaan road trip dan pembuatan itinerary.

7. Zipevent (Thailand)

Platform manajemen dan pemasaran event all-in-one.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement