Senin 05 Aug 2019 10:00 WIB

Kembali Dapat Suntikan dari PGN, PRCT Siap Menyengat

PRCT bakal menghadapi balapan terbesar di Tanah Air yaitu Tour d'Indonesia 2019.

Tim PRCT mendapatkan sesi khusus dapat melakukan Training Camp & Program Pelatihan di Yogyakarta.
Foto: pgn
Tim PRCT mendapatkan sesi khusus dapat melakukan Training Camp & Program Pelatihan di Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim balap sepeda PGN Road Cycling Team (PRCT) bakal menyengat karena kembali mendapatkan suntikan sponsorship dari PGN. Sebelumnya perusahaan milik negara itu dikabarkan menghentikan dukungannya pada Jamalidin Novardianto dan kawan-kawan.

"Yang jelas dapat suntikan tenaga lagi. Harus tambah kenceng," kata Jamalidin Novardianto saat dikonfirmasi dari Jakarta, Sabtu (6/8).

Baca Juga

Saat masa transisi, tim yang mayoritas dihuni pebalap tim nasional itu justru membuat kejutan. Jamalidin Novardianto mampu menjadi juara nasional nomor road race, sedangkan Aiman Cahyadi mampu menjadi juara nasional untuk nomor individual time trial (ITT).

Kembalinya PGN membawa angin segar. Apalagi PRCT bakal menghadapi balapan terbesar di Tanah Air yaitu Tour d'Indonesia 2019 dari Candi Borobudur, Jawa Tengah menuju Gianyar Bali,19-23 Agustus. Balapan sendiri adalah level 2.1 UCI.

Sebagai tim continental, PRCT dipastikan menjadi tumpuan Indonesia. Apalagi diperkuat pebalap potensial. Selain Jamalidin dan Aiman ada nama Jamal Hibatulloh, Sandy Nur Hasan, Bambang Suryadi hingga pebalap senior kenyang pengalaman Robin Manullang.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dalam keterangan resminya menegaskan akan tetap mendukung pengembangan olahraga nasional. Khususnya untuk olah raga balap sepeda melalui keberadaan PRCT. Dukungan ini juga merupakan wujud nyata keberpihakan PGN terhadap pengembangan dan pembibitan atlet sesuai dengan tujuan pemerintah mendukung program langit biru.

"Kami memberikan perhatian penuh untuk perkembangan atlet yang telah kami bina selama ini melalui PRCT, hingga dapat berprestasi di tingkat nasional maupun kancah Internasional," kata Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama.

Rachmat menambahkan, PGN telah melakukan pembinaan dari awal 2016 hingga saat ini PRCT bisa melaju ke level profesional dengan mengikuti kejuaraan balap sepeda nasional dan touring internasional. PGN tetap mendukung pengembangan PRCT di kawasan Asia Tenggara dan Asia Pasifik.

Dengan semakin profesional dan telah menjajaki level internasional serta jadwal tanding yang semakin padat, PGN berharap pengembangan PRCT bisa mendapat dukungan dari pihak lain. "Kami berharap prestasi atlet balap sepeda ini tidak berhenti sampai di level ini saja, namun dapat terus berkembang dan mampu mengharumkan nama bangsa dan negara," kata Group Head Stategic Stakeholder Management PGN Santiaji Gunawan.

sumber : antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement