Sabtu 03 Aug 2019 20:24 WIB

CEO Elcorps: Pasar Off Line Masih Terbesar dan Menjanjikan

Sekarang, marketplace terbesar di dunia saja harus membuka toko off line.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Elba Damhuri
CEO Elcoprs Elidawati Ali Oemar bersama Dekan Fikom Unisba Septiawan K Sentana usai menjadi key note speaker tentang Wirausaha untuk Mahasiswa yang digelar IKA Fikom Unisba di Bandung, Jumat (2/8).
Foto: IKA Fikom Unisba
CEO Elcoprs Elidawati Ali Oemar bersama Dekan Fikom Unisba Septiawan K Sentana usai menjadi key note speaker tentang Wirausaha untuk Mahasiswa yang digelar IKA Fikom Unisba di Bandung, Jumat (2/8).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Founder dan CEO Elcorps, Elidawati Ali Oemar, menjadi key note speaker pada Talkshow Wirausaha Mahasiswa dengan tema "Peluang dan Tantangan Industri Kreatif" dalam kegiatan Unisba Fikom Week di Aula Unisba, Jumat (2/8). Menurut Elidawati, walaupun bisnis online mulai mekar, tapi pasar off line tetap menjadi pasar terbesar dan menjanjikan.

"Pasar online ini masih tak cukup besar untuk yang sudah bergerak dari awal di online. Buktinya, marketplace terbesar di dunia saja ada yang membuat toko," ujar Elidawati.

Selain itu, Elidawati mengatakan ada produk tertentu yang saat ini hanya bisa dijual secara off line. Di toko off line ini, jelas dia, konsumen bisa merasakan dan menilai produk secara langsung, tak hanya melihat di gambar seperti pada online.

"Jadi, off line tidak mungkin dilirik oleh pemain online kalau memang tak menjanjikan. Buktinya, banyak yang awalnya berbisnis online, sekarang membuka off line," kata Elida.

Saat ini, kata dia, off line masih menjadi pasar yang besar. Bahkan, beberapa branded fashion di dunia pun penjualan online-nya masih ada dikisaran 20 persen dan 21 persen.

"Online tidak akan membunuh off line terutama untuk produk fashion dan brand. Kecuali kalau yang tidak punya brand. Orang yang belanja di online juga cari brand," Elida menegaskan.

Pentingnya toko online ini, kata dia, sangat dirasakan oleh start up yang memproduksi pakaian olah raga untuk wanita berhijab. Ia menyebut produk Elcorps bermerek Noore, yang memulai bisnisnya hanya menjual di online.

"Noore kemudian menghubungi kami dan mengajak bekerja sama karena bisnisnya ingin berkembang," kata Elidawati.

Start up Noore tersebut, kata dia, konsepnya bagus. Pemilik produk itu, anak yang sangat kreatif tapi tak tahu cara memasarkan makanya ingin bersinergi dengan Elcorps.

Noore pun, kata dia, menjadi event sport di dunia sebagai satu-satunya brand di Indonesia yang masuk ke event nasional. "Noore sekarang memanfaatkan Elcorps yang memiliki jaringan di Indonesia pada hampir 200 toko. Noore pun sekarang sudah ada di TSM, Ciwalk, Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, dan lainnya," kata Elida.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fikom Unisba, Abdul Hayyi Alqoyyumi, mengatakan IKA Fikom Unisba rutin menggelar seminar tentang wirausaha yang menghadirkan berbagai praktisi dan pengusaha yang sukses. Ini dilakukan untuk memberikan inspirasi pada semua mahasiswa agar tertarik menjadi pengusaha.

"Kami melihat milenial sekarang banyak yang kreatif dan mulai tertarik menjadi entrepreneur. Semoga, dengan menggelar seminar ini akan semakin banyak milenial menjadi entrepreuneur," kata Abdul Hayyi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement