Selasa 09 Jul 2019 11:27 WIB

Wuih! 3 Perusahaan Mitsubishi Suntik Dana Lagi ke Go-Jek, Mau Bikin Layanan Baru?

Decacorn Indonesia, Go-Jek, kembali memperoleh investasi tambahan.

Rep: Warta Ekonomi/ Red: Rosmayanti
Wuih! 3 Perusahaan Mitsubishi Suntik Dana Lagi ke Go-Jek, Mau Bikin Layanan Baru?. (FOTO: Reuters/Beawiharta)
Wuih! 3 Perusahaan Mitsubishi Suntik Dana Lagi ke Go-Jek, Mau Bikin Layanan Baru?. (FOTO: Reuters/Beawiharta)

Decacorn Indonesia, Go-Jek, kembali memperoleh investasi tambahan. Kali ini suntikkan dana tersebut diterima Go-Jek dari Mitsubishi Motors Corporation, Mitsubishi Corporation, dan Mitsubishi UFJ Lease & Finance, dalam putaran pendanaan Seri F.

Pihak Go-Jek mengatakan akan memanfaatkan dana tersebut untuk memberi manfaat lebih banyak bagi para penggunanya di Asia Tenggara. Melalui investasi ini, Mitsubishi akan memanfaatkan keahlian dan kehadiran Go-Jek di pasar mobilitas dan layanan konsumen di wilayah tersebut.

Dilansir dari laman KrAsia (8/7/2019), ada kemungkinan, kemitraan antara Go-Jek dan Mitsubishi ini akan menciptakan model bisnis baru.

Baca Juga: Dinilai Kompeten, Bos Go-Jek Jadi Menteri Milenial?

Dalam sebuah pernyataan, Takahiro Yanai, Presiden dan CEO Mitsubishi UFJ Lease & Finance, menyatakan minatnya untuk mengeksplorasi sektor-sektor baru, terutama mobilitas digital, melalui penggabungan berbagai fungsi dan pengetahuan di antara kedua perusahaan.

Sebelumnya, Mitsubishi Corporation telah berpartisipasi pada fase pertama dari putaran pendanaan Seri F pada Februari lalu. Meski rincian perolehan pendanaanya tidak diungkapkan, Go-Jek dikabarkan telah mengumpulkan lebih dari US$1 miliar dengan nilai valuasi hampir US$10 miliar. Investor lain yang telah berpartisipasi dalam putaran ini, di antaranya Google, JD.com, Tencent, dan Provident Capital.

Sebagai platform ride-hailing, Go-Jek telah mengembangkan bisnisnya ke berbagai sektor, antara lain transportasi, pengiriman makanan, pembayaran digital, logistik, dan lain-lain. Baru-baru ini platform besutan Nadiem Makarim ini meluncurkan layanan streaming video on-demand yang disebut Go-Play.

Baca Juga: Buset!! Sumbangan Go-Jek bagi Perekonomian Bandung Bikin Sesak Nafas

Go-Jek saat ini telah beroperasi di lebih dari 50 kota di Asia Tenggara dengan lebih dari 2 juta mitra pengemudi dan 400.000 mitra pedagang dengan menawarkan berbagai layanan dalam satu platform.

Asal tahu saja, Astra International sebelumnya telah menyuntik dana lagi ke Go-Jek senilai US$100 juta. Total dana yang diterima Go-Jek dari Astra saat ini sudah mencapai sekitar US$250 juta.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement