Selasa 09 Jul 2019 01:32 WIB

26 Pejabat Eselon II dan III Pajak Dilantik

Pejabar yang dilantik diharapkan menciptakan APBN yang sehat.

Rep: Novita Intan/ Red: Friska Yolanda
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) bersama Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo (kiri) bersiap menggelar konferensi pers APBN KiTa (Kinerja dan Fakta) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (21/6/2019).
Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) bersama Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo (kiri) bersiap menggelar konferensi pers APBN KiTa (Kinerja dan Fakta) di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan melantik delapan pejabat eselon II di lingkungan Sekretariat Jenderal, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Ditjen Perbedaharaan dan Badan Kebijakan Fiskal, serta 18 pejabat eselon III di lingkungan Sekretariat Jenderal dan Direktorat Jenderal Pajak. Dengan struktur organisasi yang ideal dan sumber daya manusia diharapkan dapat menciptakan APBN yang sehat dan adil.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan seluruh pejabat yang dilantik merupakan insan terpilih yang telah memenuhi persyaratan Job Person Match (JPM), masa kerja, pendidikan dan pangkat. Mereka juga telah diwawancarai oleh pimpinan eselon I dan para pejabat eselon II terkait, termasuk melalui proses pengecekan rekam jejak dan integritas serta digital footprint oleh Inspektorat Jenderal. 

Baca Juga

“Saya berpesan agar para pejabat Kemenkeu mampu memegang janji setia kepada UUD 1945, menjalankan etika dan perundang-undangan dan menjaga integritas. Ketiga hal tersebut sangat simple namun itu adalah fondasi dalam menjalankan tugas di Kementerian Keuangan,” ujarnya saat acara Pelantikan Pejabat Eselon II dan III di Kantor Pusat Pajak, Jakarta, Senin (8/6). 

Menurutnya tantangan Kemenkeu semakin sulit, sehingga diminta dapat meningkatkan kualitas belanja negara. Diharapkan dua direktorat baru di DJP yaitu Direktorat Data dan Informasi Perpajakan dan Direktorat Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan direktorat yang penting dan menjadi kunci di dalam menentukan kemampuan dalam melihat, menganalisa, mencari data, sehingga menjadi alat yang menentukan dan kredibel dalam melaksanakan tugas. 

“Kepada seluruh pejabat yang dilantik diharapkan menciptakan perbaikan kinerja dengan dedikasi, loyalitas, kompetensi profesionalisme dan integritas,” ucapnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement