Kamis 04 Jul 2019 17:32 WIB

Bangun Desa dengan Kreatif, Muba Raih Juara Tingkat Nasional

Ada beberapa komponen penilaian dalam rangkaian tata kelola program inovasi desa.

Rep: Maman Sudiaman/ Red: Agus Yulianto
Kabupaten Muba meraih juara tingkat nasional dalam membangun desa dengan kreatif.
Foto: Foto: Humas Pemkab Muba
Kabupaten Muba meraih juara tingkat nasional dalam membangun desa dengan kreatif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Potensi kekayaan sumber daya alam yang diimbangi dengan kreativitas sumber daya manusia di Muba serta komitmen Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin terus membuahkan hasil positif. Kali ini kerja keras dan upaya Tim Inovasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) berhasil mendapatkan juara III Tata Kelola Program Inovasi Desa Tahun 2019 dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia (Kemendesa-PDTT).

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia Eko Putro Sandjojo kepada Kepala Dinas PMD Muba, Richard Cahyadi, di Jakarta, Kamis (4/7).

 

Kepala Dinas PMD Muba, Richard Cahyadi mengatakan, ada beberapa komponen penilaian yang dilakukan dalam rangkaian Tata Kelola Program Inovasi Desa Tahun 2019 dari Kemendesa-PDTT tersebut. Di antaranya, pelaporan keuangan desa, gebrakan inovasi desa, serta koordinasi antar pendamping dan pemanfaatan alokasi dana desa yang tepat. "Semua komponen ini alhamdulillah setiap desa di Muba memenuhinya," ujarnya.

Dikatakan Richard, pembangunan inovasi dan kreativitas di setiap desa di Muba sangat sejalan dengan program kerja serta misi dari Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin. "Kalau inovasi dan terobosan desa-desa di Muba sudah banyak dilakukan dan berjalan sangat maksimal. Ya, misalnya saja, kreativitas membangun wahana hiburan masyarakat Embung Senja di Babat Supat," kata dia.

Kemudian, inovasi lainnya yakni perwujudan pengelolaan BumDes Mart Sidorejo di Keluang yang mampu meraup omzet mencapai Rp209 juta per-bulan. "Target pak Bupati Dodi Reza ini akan mewujudkan inovasi-inovasi desa yang ada di Muba menjadi etalase nasional dalam pemngembangan inovasi desa yang menjadi bagian peningkatan kesejahteraan warga pedesaan di Muba," tuturnya.

Selain itu, Richard menambahkan dari komitmen hasil bursa inovasi pada 2017 lalu sebanyak 90 kegiatan telah berhasil direplikasi melalui APBDesa 2018 sebanyak 197 kegiatan. Sedangkan dari komitmen hasil bursa inovasi desa 2018 sebanyak 250 kegiatan, akan di replikasi dan telah dianggarkan dalam APBDesa 2019 sebanyak 144 kegiatan. 

Richard menyebutkan, dalam rangkaian Tata Kelola Program Inovasi Desa Tahun 2019 dari Kemendesa-PDTT diikuti seluruh kabupaten se-Indonesia. Alhasil Muba meraih juara III, sedangkan juara II diraih Kabupaten Pesawaran, dan juara I diraih Kabupaten Gunung Kidul. 

photo
Kabupaten Muba meraih juara III Tata Kelola Program Inovasi Desa Tahun 2019. (Foto: Humas Pemkab Muba.)

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengucapkan selamat kepada tim inovasi desa Musi Banyuasin atas peraihan juara III dalam Tata Kelola Program Inovasi Desa Tahun 2019 dari Kemendesa-PDTT. "Saya ucapkan selamat, terus bekerja yang terbaik untuk percepatan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan khususnya di Muba," harapnya.

Dodi yang juga penerima penghargaan dari Kemendes-PDTT kategori Kepala Daerah yang sukses mewujudkan Program Generasi Sehat dan Cerdas tahun 2018 lalu menambahkan Kabupaten Muba begitu banyak produk unggulan yang terpusat di Desa-Desa. "Jadi peraihan juara tingkat nasional ini pula membuktikan implementasi di lapangan," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement