Senin 01 Jul 2019 21:32 WIB

Pemerintah Masih Bahas Konsep Baru Turunkan Harga Tiket

Pemerintah meminta maskapai memberikan promo tiket murah di waktu-waktu tertentu.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Dwi Murdaningsih
Cermat mencari tiket pesawat bisa membuat Anda mendapatkan harga terbaik bagi anggaran liburan.
Foto: pexels
Cermat mencari tiket pesawat bisa membuat Anda mendapatkan harga terbaik bagi anggaran liburan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) sebelumnya membuat beberapa kebijakan untuk menurunkan harga tiket pesawat namun belum mencapai kesepakatan final. Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nur Isnin Istiartono mengatakan saat ini pembahasan terkait kebijakan untuk menurunkan harga tiket masih dibahas. 

"Ini lagi mau disampaikan tadi kan akan dibahas lagi mulai besok (2/7)," kata Isnin usai menghadiri rapat koordinasi di Gedung Kemenko Perekonomian, Senin (1/7). 

 

Meskipun begitu, Isnin memastikan semua pihak berharap harga tiket akan mulai turun. Dia menegaskan saat ini beberapa maskapai berbiaya hemat atau low cost carrier (LCC) sudah mulai memberikan harga tiket promo untuk beberapa rute tertentu. 

 

"Tetapi yang jelas sudah turun Lion Air. Air Asia sudah biasa. Citilink sedang cek saja. Tapi beberapa yang sudah ada diskon kok," tutur Isnin. 

 

Hanya saja, Isnin menegaskan dalam pembahasan rapat koordinasi hari ini terdapat pergeseran konsep terkait kebijakan untuk menurunkan tiket. Dia mengatakan hal tersebut akan dilakukan agar ada kepastian lebih menjamin kepada masyarakat namun tetap menimbulkan kesehatan industri penerbangan. 

 

"Sehingga formulanya sedikit digeser nanti dibahas lagi. Tapi kalau promo sudah disampaikan sudah ada promo toh. Minimal ada dari Air Asia dan Lion Air," ucap Isnin.

 

Dalam rakor evaluasi tarif batas atas (TBA) harga tiket pesawat hari ini (1/7), pemerintah bersama seluruh pihak terkait merumuskan beberapa kebijakan. Pertama, untuk menjamin ketersediaan penerbangan murah bagi masyarakat, pemerintah akan menyediakan penerbangan murah.

 

Penerbangan murah rencananya akan dilakukan setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Lalu jam keberangkatan antara pukul 10.00 sampai 14.00 waktu setempat dan juga alokasi kursi tertentu dari total kapasitas pesawat diberikan  diskon 50 persen dari TBA.

Hanya saja kebijakan tersebut masih perlu dibahas lebih lanjut. Pemerintah belum menentukan kapan konsep tersebut akan dilakukan karena rapat koordinasi terkait kebijkan menurunkan harga tiket pesawat masih akan dilakukan beberapa kali lagi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement