Kamis 11 Apr 2019 05:56 WIB

Tol Paspro Seksi 4 Tunggu Pengajuan Izin

Tol Paspro nantinya mencapai 45 km jika izin disetujui.

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolanda
Presiden Joko Widodo (keempat kanan) meninjau kondisi jalan tol saat peresmian pengoperasian tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) di Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019).
Foto: Antara/Nurul Mustafa
Presiden Joko Widodo (keempat kanan) meninjau kondisi jalan tol saat peresmian pengoperasian tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) di Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019).

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Pemerintah saat ini sudah menyelesaikan pembangunan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) seksi satu hingga tiga. Saat ini, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit memastikan tengah menunggu badan usaha mengajukan izin pembnagunan seksi empat Tol Paspro.

“jadi kami sendiri masih menunggu dari PT Waskita Toll Road untuk mengajukan izin prakarsanya untuk ke seksi empat,” kata Danang usai peresmian Tol Paspro, Rabu (10/4).

Baca Juga

Dengan penambahan seksi empat, Danang memastikan Tol Paspro nantinya bisa mencapai 45 kilometer. Sekarang ini, kata dia, jalan Tol Paspro yang sudah diresmikan baru sepanjang 31 kilometer.

Jadi, lanjut Danang, jika melihat Tol Trans Jawa dari 810 km akan ditambah 31 kilometer karena Tol Paspro juga menjadi bagiannya. Hanya saja, Danang memastikan hingga saat ini pemrakarsa badan usaha belum mengajukan perizinan untuk menggarap seksi empat Tol Paspro.

Meskipun begitu, Danang memastikan, dari sisi desain untuk seksi empat Tol Paspro sudah selesai, berikut dengan trasenya. “Tinggal nanti kemudian izin prakarsa badan usaha, kemudian nanti penlok, pengadaan tanah, dan seterusnya,” jelas Danang.

Tol Paspro sepanjang 31 kilometer yang diresmikan Presiden Joko Widodo hari ini terdiri dari tisa seksi. Seksi pertama yakni Grati-Tonggas (13,5 kilometer), sekdi dua Tonggas-Probolinggo Barat (6,9 kilometer), dan seksi tiga probolinggo-Barat-Probolinggo Timur (10,9 kilometer). Sementara seksi empat akan dibangung dengan menghubungkan Probolinggo Timur-Gending (13,7 kilometer).

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan operasional Tol Paspro akan mengurangi 50 hingga 60 persen kepadatan jalan nasional. Meski demikian, Khofifah mengungkapkan Jawa Timur masih membutuhkan tambahan 13,7 kilometer untuk melanjutkan seksi empat hingga tembus ke Gending.

“Akses itu (Probolinggo Timur-Gending) akan membantu kawasan Bromo-Tengger-Semeru yang sudah dimasukan dalam kawasan strategis wisata nasional,” ujar Khofifah.

Ruas Tol Paspro merupakan bagian dari tol Trans Jawa. Tol sepanjang 31,30 kilometer ini telah dibuka secara fungsional saat periode libur Natal dan Tahun Baru 2018. Pengerjaan proyek Tol Paspro dimulai Mei 2016 dan selesai pada Desember 2018. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement