Kamis 07 Feb 2019 17:28 WIB

Fintech Akseleran Dapat Pendanaan 7,5 Juta Dolar AS

Pada 2018 total pembiayaan Akseleran tembus Rp 210 miliar.

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Budi Raharjo
Pelaku usaha fintech peer to peer (P2P) lending, PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) membidik pembiayaan usaha kecil menengah (UKM) hingga satu triliun rupiah pada 2019.
Foto: Republika/Mutia Ramadhani
Pelaku usaha fintech peer to peer (P2P) lending, PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran) membidik pembiayaan usaha kecil menengah (UKM) hingga satu triliun rupiah pada 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Akseleran Keuangan Inklusif akan mendapatkan kucuran dana segar. Dana itu akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan financial technology peer to peer (fintech p2p) lending ini.

CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Nikolas Tambunan menyatakan, dana tersebut akan diperoleh pada akhir Maret 2019 atau April 2019. "Akseleran menargetkan bisa memperoleh total pendanaan seri A senilai 7,5 juta dolar AS," ujarnya di Jakarta, Kamis, (7/2).

Ia menjelaskan, sebelumnya pada Juli 2018, Akseleran telah mendapatkan pendanaan Pra-Seri A senilai 1,85 juta dolar AS. "Sekarang kami sudah mendapatkan 2,5 juta dolar AS yang berasal dari lokal maupun asing," kata Ivan.

Meski sumber dana didapatkan secara kombinasi dari investor asing maupun lokal, namun Ivan memastikan, Akseleran masih tetap dikuasai oleh pemegang saham lokal. Kini perusahaan memerlukan pendanaan sebesar 5 juta dolar AS lagi agar mencapai target pendanaan pada 2019.

Sebagai informasi, pada 2018 total pembiayaan Akseleran menembus Rp 210 miliar. Angka itu melampaui target yang dipatok sebesar Rp 200 miliar.

Pada 2018, pembiayaan disalurkan ke 450 pinjaman. Rencananya pada tahun ini akan disalurkan ke 2.000 penerima pinjaman di seluruh Indonesia.

Selanjutnya pada 2019, Akseleran optimistis dapat menyalurkan pinjaman hingga Rp 1,2 triliun. Pasalnya, per Januari 2019 saja, perusahaan financial technology peer to peer (fintech p2p) lending ini telah mengucurkan pembiayaan sebesar Rp 55 miliar.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement