Kamis 17 Jan 2019 21:47 WIB

AirAsia Beri Hadiah Istimewa untuk Lombok

Ini merupakan bentuk dukungan AirAsia pada pariwisata Lombok.

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Gita Amanda
AirAsia
Foto: Newsweek
AirAsia

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- Manajemen maskapai AirAsia memberikan hadiah istimewa bagi Lombok berupa livery atau desain eksterior khusus yang terpampang pada pesawat jenis Airbus 320 dengan kapasitas 180 penumpang. Chief Executive Officer (CEO) AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan mengatakan, livery yang terpampang nantinya akan memiliki desain khusus dengan tulisan bertema Lombok sebagai dukungan AirAsia terhadap sektor pariwisata Lombok.

"Itu komitmen kami selain untuk pariwisata juga juga untuk pemulihan Lombok. Pesawat nanti akan memiliki livery bertuliskan We Love Lombok," ujar Dendy Kurniawan usai bertemu dengan Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Kamis (17/1).

Keputusan menempatkan livery bertuliskan "We Love Lombok" dengan ornamen tulisan yang berisikan destinasi wisata yang ada di Lombok, kata Denny, juga selaras dengan pengembangan AirAsia yang menjadikan Lombok sebagai penghubung maskapai penerbangan atau airline hub AirAsia pada Mei mendatang.

Dendy menjelaskan, sebagai tahap awal, AirAsia akan menempatkan dua pesawat di Bandara Internasional Lombok untuk melayani tiga rute yang meliputi Lombok-Perth, Australia sebanyak empat kali penerbangan dalam sepekan, Lombok-Bali sebanyak 14 kali penerbangan sepekan, Lombok-Yogyakarta sebanyak tujuh kali penerbangan sepekan,serta Lombok-Malaysia sebanyak 14 kali penerbangan sepekan, yang mulai akan beroperasi pada Februari mendatang.

"Satu pesawat dengan desain livery Lombok akan lebih sering kita gunakan untuk penerbangan internasional agar menarik minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Lombok," kata Dendy.

Nantinya, lanjut Dendy, AirAsia juga akan ikut mempromosikan sejumlah destinasi wisata yang ada di Lombok, mulai dari KEK Mandalika, Gunung Rinjani, hingga Gili Trawangan. Dalam mempromosikan destinasi wisata, AirAsia akan melihat analisa kecenderungan kesukaan wisatawan mancanegara terhadap model objek destinasi wisata.

"Misalnya, kalau turis Korea lebih senang dengan wisata air kita promosikan Gili Trawangan, kalau yang suka gunung kita promosikan Gunung Rinjani," lanjut Dendy.

Dendy menambahkan, penunjukan Bandara Internasional Lombok sebagai hub bagi penerbangan AirAsia sebagai bentuk dukungan AirAsia terhadap sektor pariwisata Lombok.

"Ini komitmen kami mendukung pariwisata Indonesia dan Lombok. Lombok akan menjadi hub kelima AirAsia setelah Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bali," ucap Dendy.

Dendy menjelaskan, keputusan menjadikan Lombok sebagai hub tidak lepas dari potensi pariwisata Lombok yang begitu menjanjikan. "Dengan Lombok menjadi hub, kita harapkan mendorong semakin banyak wisatawan berkunjung ke Lombok. Rencananya Lombok sebagai hub terealisasi pada Mei," kata Dendy.

Dendy juga meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk bekerja sama dalam mendorong penyediaan slot dari daerah tujuan seperti Bali dan Yogyakarta. "Kedatangan kami minta dukungan Pemda dan industri pariwisata di Lombok, karena sektor pariwisata bukan hanya maskapai untuk berhasil namun perlu dukungan semua pihak," ungkap Dendy.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement