Rabu 07 Nov 2018 23:44 WIB

Smesco Indonesia Siap Ramaikan SIAL Interfood 2018

Smesco akan membawa UKM produk herbal yang memenuhi standar ekspor

Dirut LLP-KUKM Emilia Suhaimi
Foto: LLP KUKM/Kementerian Koperasi dan UKM
Dirut LLP-KUKM Emilia Suhaimi

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Smesco Indonesia akan menjadikan produk herbal dengan sentuhan bioteknologi sebagai andalan dalam ikut Pekan Raya Internasional tentang bahan makanan dan minuman Salon International d’almentation (SIAL) Interfood 2018 yang akan digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta pada 21-24 November 2018.

"Kita ingin ikut berpartisipasi memperkenalkan mengembangkan produk herbal dan membantu UKM yang memenuhi standar ekspor untuk berpromosi. Indonesia terkaya kedua plasma nutfah, setelah Brasil, obat herbal yang berasal dari tanaman berpotensi sangat besar dikembangkan, sehingga  dapat memberi sumbangsih bagi bangsa Indonesia dan dunia internasional,” kata Direktur Utama Smesco Indonesia, Emilia Suhaimi di Jakarta, Rabu (7/11).

SIAL Interfood merupakan pameran internasional tentang produk makanan dan minuman, teknologi, bahan aditif, bahan baku, jasa peralatan, perlengkapan serta waralaba bisnis makanan dan minuman akan dihadiri 920 perusahaan dari 33 negara.

Pameran SIAL Interfood 2018 akan memberikan berbagai macam peluang bisnis, bagi peserta pameran yang datang dari seluruh dunia. Melalui platform ini, mereka bisa mempromosikan produk serta menawarkan platform yang optimal, bagi pengunjung dan peserta pameran untuk bertemu, berbisnis dan menemukan solusi untuk kebutuhan bisnis mereka.

Selain itu, pameran juga akan menjadi pilihan yang tepat untuk perdagangan, serta bagi pengunjung di bidang bisnis makanan dan minuman yang ingin menemukan inovasi baru. “Smesco Indonesia berencana mengikutkan 17 UKM makanan dan minuman seperti kopi, produk herbal, dan makanan kering,” kata Emilia.

“Para peserta ini telah melalui kurasi sehingga produk yang mereka tawarkan sesuai dengan kebutuhan buyer baik lokal maupun internasional,” sambungnya.

Emilia mengatakan alasan pihaknya memfasilitasi UKM dalam pameran bertaraf internasional ini karena sejalan dengan fungsi Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (nama lain dari Smesco Indonesia) sebagai trading house, yaitu membantu kegiatan ekspor produk-produk unggulan koperasi dan UKM.

“Tujuannya adalah untuk membuka akses pasar seluas-luasnya bagi UKM sehingga nantinya mereka bisa ekspor ke luar negeri,” katanya. 

SIAL Interfood adalah kolaborasi antara dua kekuatan kuat di industri makanan dan minuman, yakni  SIAL Group, jaringan pameran makanan terbesar di dunia dengan 50 tahun pengalaman dengan interfood, pameran makanan dan minuman terkemuka di Indonesia selama 14 tahun.

Berbagai program dan acara menarik turut diadakan dalam SIAL Interfood ke-18 ini seperti SIAL Innovation, Kelas Dekorasi Kue, Baking Demo, juga Demo Memasak, Kompetisi memasak La Cuisine, Kompetisi Pastry dan Bakery oleh Indonesian Pastry Alliance, ICA Culinary Challenge, Barista dan Latte Art Workshop oleh SCAI.

Ada pula Roasting Class and Workshop oleh AEKI, Fun Blind Tasting Competition, melibatkan lebih dari 400 chef, baik dari dalam negeri dan luar negeri. Maupun menghadirkan seminar-seminar menarik dari APRINDO, IPF, GAPMMI, serta AP5I, juga Passion Media dan Esperto, serta acara-acara menarik lainnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement