Selasa 09 Oct 2018 12:18 WIB

Panen Pedet dan Kontes Ternak Terbesar se-Jawa Timur Digelar

Kegiatan ini untuk mengapresiasi peternak yang berpartisipasi mendukung Upsus SIWAB

Red: EH Ismail
Menteri Pert anian Amran Sulaimanusai Rapat Koordinasi Persiapan Acara Panen Pedet dan Kontes Ternak di Blitar bersama Gubernur Jawa Timur yang dilaksanakan di Kantor Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Senin (08/10).
Menteri Pert anian Amran Sulaimanusai Rapat Koordinasi Persiapan Acara Panen Pedet dan Kontes Ternak di Blitar bersama Gubernur Jawa Timur yang dilaksanakan di Kantor Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Senin (08/10).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kementerian Pertanian (Kementan) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan menggelar acara"Panen Pedet dan Kontes Ternak". Dalam acara tersebut, sebanyak 2.500 ekor pedet hasil Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus SIWAB) di Kabupaten Blitar akan dipamerkan.

Kontes terbesar yang melibatkan peternak Se Jawa Timur ini akan digelar pada 19-21 Oktober 2018. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, kegiatan ini untuk mengapresiasi peternak yang telah berpartisipasi mendukung Upsus SIWAB, dan menggugah semangat masyarakat untuk terus mengembangkan usaha peternakan dan pemanfaatan sumberdaya lokal.

"Kami menghargai usaha peternak Jawa Timur sebagai sentra sapi nasional dalam mensukseskan program peningkatan populasi sapi. Keberhasilan Upsus SIWAB di Jawa Timur merupakan layak menjadi tolak ukur nasional," kata Amran usai Rapat Koordinasi Persiapan Acara Panen Pedet dan Kontes Ternak di Blitar bersama Gubernur Jawa Timur yang dilaksanakan di Kantor Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Senin (08/10).

Amran menambahkan, Jawa Timur dipilih karena berhasil mengembangkan upsus SIWAB. Pada pelaksanaan Upsus SIWAB 2017, Jawa Timur mampu merealisasikan 1.697.183 dosis (124,32 persen) dari total target 1.365.138 akseptor (sapi penerima). Oleh karena itu pada 2018, Jawa Timur mendapatkan target 43 persen dari kegiatan Upsus SIWAB Nasional yakni 1.295.600 dari total Nasional 3 juta akseptor.

"Kita bangga karena berdasarkan informasi tersebut, sampai hari ini realisasi pelaksanaan IB di Jawa Timur sudah mencapai 120 persen, dengan angka kelahiran mencapai 98 persen," ujar Amran.

Selain mengundang sapi dan pedet hasil pengembangan peternak di Jawa Timur, Amran juga menyatakan akan menampilkan sapi jenis Belgian Blue hasil Tranfer Embrio dan sapi jantan ekstrim hasil kawin suntik (Inseminasi Buatan/IB) sebanyak 1.000 ekor yang memiliki berat satu ton lebih. Belgian Blue merupakan sapi unggul dengan bobot raksasa yang berhasil dikembangkan di Indonesia, beratnya cukup ekstrim karena bisa mencapai diatas satu ton.

Pada acara ini, Kementan bersama Pemda setempat akan melaksanakan IB serentak terhadap 100 ekor sapi indukan. Selain itu, juga akan ada pemberian penghargaan dari pemerintah untuk berbagai perlombaan di bidang peternakan dan kesehatan hewan baik tingkat regional maupun nasional.

"Kita juga akan memberikan bantuan ternak dari kegiatan APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota. Juga Pameran/Expo produk, alat dan mesin serta sarana pendukung pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, serta pembagian 1.000 paket gizi protein hewani dan Gerakan Gemar Minum Susu bantuan Pemerintah Provinsi Jatim," tutur Amran.

Diperkirakan 15 ribu orang akan hadir pada acara tersebut karena melibatkan peternak dari Provinsi Jawa Timur, petugas dari 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dari 38 Kabupaten/kota se-Jawa Timur, stake holder dari 34 Provinsi se-Indonesia, Kementerian Pertanian dan Kementerian terkait.

 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement