Senin 03 Sep 2018 17:25 WIB

Menko Darmin Optimistis Inflasi Akhir Tahun Sesuai Target

Deflasi didorong operasi pasar yang dilakukan pemerintah untuk menurunkan harga.

Rep: Ahmad Fikri Noor/ Red: Friska Yolanda
Menko Perekonomian Darmin Nasution memberikan sambutan pada acara  peluncuran sistem pelayanan perizinan berusaha teringrasi secara elaktronik (Online Single Submission/OSS) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (9/7).
Foto: Republika/Prayogi
Menko Perekonomian Darmin Nasution memberikan sambutan pada acara peluncuran sistem pelayanan perizinan berusaha teringrasi secara elaktronik (Online Single Submission/OSS) di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (9/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution optimistis target inflasi pemerintah sebesar 3,5 persen akan tercapai pada 2018. Darmin mengatakan, pemerintah akan terus menjaga level inflasi harga pangan hingga akhir tahun. 

"Volatile food (harga pangan bergejolak) itu kita asalkan di bawah lima persen, kita itu sudah oke. Yang terpenting komponen harga diatur pemerintah tidak naik dan inflasi inti masih di bawah 0,3 persen setiap bulan, itu hasilnya di akhir tahun 3,5 persen," kata Darmin di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Senin (3/9). 

Baca juga, Menkeu Waspadai Potensi Inflasi

Terkait deflasi sebesar 0,05 persen pada Agustus 2018, Darmin menjelaskan, hal itu disebabkan oleh penurunan harga pangan. Dia menyebut, penurunan tersebut berkat operasi pasar yang dilakukan pemerintah.

Mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu menyebut telah mengantongi data kenaikan harga beras di pasar induk Cipinang. "Harga mulai bergerak sudah sebulan terakhir. Kalau sudah di Cipinang naik itu kalau dibiarkan terus nanti di ritelnya akan naik," kata Darmin.

Oleh karena itu, pemerintah pun segera menggelontorkan cadangan beras ke pasar untuk mencegah kenaikan harga di level konsumen. "Agak besar-besaran memang supaya jangan jadi naik. Karena kalau dia (harga beras) naik untuk mengembalikannya susah," katanya. 

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement