Kamis 02 Aug 2018 11:36 WIB

BTPN Umumkan Merger dengan SMBCI

Ongki Wanadjati Dana dipercaya sebagai pimpinan perseroan yang baru.

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Friska Yolanda
BTPN
Foto: Antara
BTPN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) secara resmi menyatakan penggabungan usaha (merger) dengan PT Bank Sumitomo Mitsui Indonesia (SMBCI). Penggabungan itu pun akan membawa  perubahan pada jajaran Manajemen. 

Bank hasil penggabungan nantinya akan dipimpin oleh Ongki Wanadjati Dana yang saat ini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama. "Dengan senioritas Ongki yang sudah berpengalaman di sektor keuangan lebih dari 36 tahun, ditambah pengalaman menjabat sebagai Wakil Direktur Utama BTPN selama lebih dari 10 tahun, saya percaya suksesi ini akan membawa implikasi positif terhadap jalannya perusahaan,” ujar Direktur Utama BTPN Jerry Ng melalui siaran pers, Kamis, (2/8).

Ia menjelaskan, aksi penggabungan ini dipersiapkan dengan sangat matang. Hal itu menunjukkan kolaborasi yang positif  antara manajemen BTPN, SMBCI, serta pemegang saham. 

“Rencana penggabungan dua bank yang berlangsung secara lancar, ini menunjukkan pemegang saham meyakini prospek investasinya di masa mendatang. Maka mau melangkah lebih lanjut, sementara manajemen telah menyiapkan peta jalan yang jelas untuk pengembangan bank ini ke depannya,” tutur Jerry. 

Penggabungan kedua instituai ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan. "Lalu semakin meningkatkan kepercayaan nasabah di masa depan,” tuturnya. 

Komisaris Utama BTPN Mari Elka Pangestu menambahkan, pergantian manajemen merupakan bagian dari proses transisi yang telah dimulai beberapa tahun sebelumnya. Sebagai pimpinan dalam manajemen, Jerry berpandangan perlunya membangun suksesor untuk membawa pemikiran dan energi baru bagi BTPN.  

“Pada 2016, Jerry telah menyatakan keinginannya untuk tidak lagi diangkat sebagai Direktur Utama, setelah masa jabatannya berakhir di 2019. Menyikapi itu, kami mulai mempersiapkan proses suksesi dan menominasikan Ongki Wanadjati Dana sebagai calon pengganti Jerry Ng,” papar Mari.

Menurut Mari, seluruh rencana tersebut akan dimintakan persetujuan kepada regulator. Ia juga menyatakan, Jerry akan tetap memimpin BTPN hingga selesainya proses penggabungan. 

President and CEO of SMBC Makoto Takashima turut mengapresiasi kepemimpinan Jerry selama ini. "Kami berharap ke depan dapat bekerja sama dengan Ongki," tegasnya. 

Sebagai pemegang saham pengendali BTPN, kata dia, SMBC bakal terus mendukung manajemen bank baru. Hal itu, menurutnya demi membuat BTPN menjadi bank pilihan utama di Indonesia dengan fokus pada teknologi. 

Saham BTPN diperdagangkan pada level 3.990 pada pukul 11.20 WIB. Nilai ini meningkat 50 poin dibandingkan waktu pembukaan Bursa Efek Indonesi (BEI) pukul 09.00 WIB.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement