Rabu 02 May 2018 22:08 WIB

Jelang Puasa, Harga Komoditas Pangan Merangkak Naik

Harga bawang dan telur di Purwakarta naik.

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: Nur Aini
Harga Bawang Merah Naik: Pedagang memilah bawang merah di Pasar Senen, Jakarta, Senin (18/5).
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Harga Bawang Merah Naik: Pedagang memilah bawang merah di Pasar Senen, Jakarta, Senin (18/5).

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Menjelang bulan puasa, harga bawang merah dan bawang putih di Kabupaten Purwakarta merangkak naik. Saat ini, harga kedua komoditas itu mencapai Rp 32 ribu per kilogramnya. Padahal, sebelumnya harga bawang merah dan putih mencapai Rp 28 ribu per kilogram.

Amalia Annisa (37 tahun), pedagang sayuran di Pasar Leuwi Panjang Purwakarta, mengatakan, kenaikan harga bawang ini sudah sepekan terakhir. Dengan begitu, selama sepekan ini harga bawang naik Rp 4.000 per kilogram.

"Ada kenaikan, dari pihak distributornya. Tapi, penyebab pasti bawang ini naik, kami tidak tahu," ujar pemilik Toko Lia ini, kepada Republika.co.id, Rabu (2/5).

Menurutnya, kenaikan bawang tersebut masih rasional. Pasalnya, merujuk pada pengalaman sebelumnya, harga tertinggi untuk bawang putih bisa sampai Rp 85 ribu per kilogram. Sedangkan, bawang merah sampai Rp 48 ribu per kilogram.

"Pelanggan juga belum banyak yang protes. Sebab, kenaikan saat ini masih terbilang wajar," ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas UMKM Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Purwakarta, Wita Gusrianita, mengatakan, selain bawang merah dan putih, bahan pangan yang mengalami kenaikan yaitu telur. Saat ini, harga telur mencapai Rp 25 ribu per kilogram.

"Harga telur mulai naik terhitung hari ini. Sebelumnya, harga telur hanya Rp 23 ribu per kilogram," ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement