Rabu 25 Apr 2018 20:47 WIB

Jokowi Minta Kepala Eksekutif Hong Kong Perhatikan TKI

Tenega kerja Indonesia berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Hong Kong.

Presiden Joko Widodo
Foto: Republika/Debbie Sutrisno
Presiden Joko Widodo

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Presiden Joko Widodo meminta Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam memberikan perhatian secara khusus tenaga kerja Indonesia.

"Permintaan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat menerima Carrie Lam di Istana Negara," kata Konsul Jenderal RI untuk Hong Kong Tri Tharyat yang turut mendampingi pemimpin Hong Kong itu di Jakarta, Rabu (25/4).

Menurut dia, Presiden juga menyambut baik penerapan sanksi baru yang lebih keras kepada agen penyalur TKI di Hong Kong yang melanggar aturan. Meskipun demikian, lanjut dia, Presiden tetap meminta Pemerintah Hong Kong memberikan perlindungan yang optimal kepada para TKI.

Carrie Lam menjamin, pemerintahan akan terus melakukan pembenahan peraturan ketenagakerjaan agar tenaga kerja asing tetap tenang, aman, dan nyaman bekerja di Hong Kong.

Dia juga mengakui tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia, berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Hong Kong. Setelah bertemu Presiden, Carrie Lam menghadiri seminar ekonomi mengenai kemitraan Indonesia dan Hong Kong serta mengunjungi Sekretariat ASEAN di Jakarta.

"Kunjungan Kepala Eksekutif Hong Kong menunjukkan semakin eratnya hubungan dengan Indonesia, khususnya setelah Presiden Jokowi berkunjung ke Hong Kong pada tahun lalu," kata Tri dalam keterangan tertulisnya di Beijing.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement