Jumat 23 Mar 2018 07:16 WIB

Harga Minyak Dunia Ditutup Turun

Harga minyak telah meningkat dalam dua pekan terakhir.

Harga minyak mentah Indonesia (ICP). (ilustrasi).
Foto: Reuters
Harga minyak mentah Indonesia (ICP). (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Harga minyak dunia turun pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat (23/3)  pagi WIB. Ini karena investor mengambil keuntungan setelah reli pada minggu ini. Selain itu minyak turun akibat pasar saham AS jatuh.

Patokan global, minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei turun 56 sen dan ditutup pada 68,91 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Angka ini turun 0,8 persen dari puncak sesi 69,70 dolar AS yang mendekati level tertinggi sejak awal Februari.

Sementara itu, patokan AS, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 87 sen atau 1,3 persen menjadi menetap pada 64,30 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. WTI diperdagangkan antara 64,23 dolar AS hingga 65,74 dolar AS per barel selama sesi tersebut.

Harga-harga minyak telah meningkat dalam dua minggu terakhir. Ini didorong  oleh melemahnya dolar AS dan ketegangan antara Iran dan Arab Saudi yang meningkatkan kekhawatiran tentang pasokan Timur Tengah yang sudah dibatasi oleh pakta produksi yang dipimpin OPEC.Kenaikan dalam satu hari terbesar tercatat pada Rabu (21/3) sejak November.

 

Penurunan dalam ekuitas AS pada Kamis (22/3) juga membebani harga minyak.  Ini setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani memorandum yang dapat mengenakan tarif impor hingga 60 miliar dolar AS dari Cina.

"Ketakutan akan perang perdagangan AS dengan Tiongkok merupakan komponen pelemahan minyak hari ini, sejauh mungkin berdampak pada percepatan permintaan," kata Anthony Headrick, analis pasar energi dan broker komoditas berjangka di CHS Hedging LLC di Inver Grove Heights, Minnesota.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement