Jumat 23 Feb 2018 10:03 WIB

Destinasi Wisata Baru di Bandung untuk Pencinta Kerajinan

Rupa Rupi Handycraft Market berkonsep mal dengan fasilitas belanja daring.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Nur Aini
  Pengunjung mengamati karya handycraft pada acara
Pengunjung mengamati karya handycraft pada acara

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kota Bandung memiliki destinasi wisata baru untuk pencinta kerajinan, yakni Pasar Kerajinan berkonsep mal bernama Rupa Rupi Handycraft Market. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bandung, Eric M Atthauriq, Rupa Rupi memiliki etalase khusus bagi produk kerajian industri kecil menengah (IKM).

Selain sebagai marketplace, tempat tersebut juga diproyeksikan untuk menjadi destinasi wisata baru di Kota Bandung, sekaligus laboratorium bisnis.

Eriq mengatakan, ia menyambut baik kolaborasi swasta dan asosiasi tersebut. Keberadaan mal kerajinan tersebut dinilai Eric sejalan dengan program Pemerintah Kota Bandung dalam mengembangkan pasar tematik. Apalagi, selama ini penjualan handycraft di Kota Bandung belum terpusat, masih menyebar secara sporadis di sejumlah titik.

"Dengan adanya pusat penjualan produk handycraft ini diharapkan bisa mempermudah konsumen dan wisatawan untuk mendapatkan produk kerajinan Bandung," ujar Eric pada Gathering Rupa Rupi Handycraft Market di Jalan Ahmad Yani, Bandung, Kamis petang (22/2).

Menurut Eric, bagi pelaku IKM, pusat penjualan terpusat juga bisa memudahkan mereka dalam menjangkau target pasar. Apalagi, mereka juga akan difasilitasi untuk memiliki gerai online di marketplace.

"Dengan kolaborasi pemasaran offline dan online, diharapkan IKM bisa mendongkrak pemasaran produk, baik di pasar lokal, regional, maupun global. Keberadaan gerai offline ini juga akan mempermudah buyer untuk menemukan IKM tersebut," kata Eric.

Sementara menurut Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi) Jawa Barat (Jabar), Hedy Yamasari, rencananya pusat perbelanjaan pertama khusus produk kerajinan di Kota Bandung tersebut akan diluncurkan pada awal Mei. Selain perajin, tempat tersebut akan diisi tenant pemasok bahan baku.

"Bukan hanya perajin dari Bandung, tempat ini juga diproyeksikan untuk menaungi IKM dan perajin Jabar pada umumnya. Begitu juga dengan supplier bahan baku kerajinan," Hedy.

Baca juga: Apa Saja yang Dicari Ibu-Ibu di Internet? Ini Temuan Google

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement