Kamis 08 Feb 2018 22:32 WIB

KA Bandara Soekarno-Hatta Kembali Broperasi

Hasil uji coba nyatakan jalur bisa dilalui dengan pembatasan kecepatan.

Red: Nur Aini
Kereta bandara Soekarno Hatta (Soetta) melintas di sekitar persawahan di kawasan Benda, Tangerang, Banten, Kamis (28/12).
Foto: ANTARA FOTO
Kereta bandara Soekarno Hatta (Soetta) melintas di sekitar persawahan di kawasan Benda, Tangerang, Banten, Kamis (28/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kereta Api Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali beroperasi setelah dihentikan sementara operasionalnya akibat longsor tanah di terowongan perimeter Km 8+6/7 jalur Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta).

Direktur Utama PT Railink Heru Kuswanto, mengatakan pada Kamis (8/2) telah dilaksanakan uji coba operasi menggunakan lokomotif dan rangkaian KA bandara oleh tim teknis PT KAI bersama konsultan independen. Dia mengatakan hasil dari uji coba menyatakan jalur bisa dilalui sesuai perjalanan KA dengan pembatasan kecepatan sementara.

photo
Sejumlah petugas gabungan dari badan SAR, TNI, Kepolisian dan Pemadam Kebakaran Bandara Soetta melakukan evakuasi terhadap korban longsor tembok under pass perlintasan Kereta Bandara Soetta di kawasan Parimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (5/2) malam.

Heru menjelaskan pembatasan kecepatan dimaksudkan untuk mengamankan perjalanan KA dan pekerjaan perbaikan pada lokasi longsor. "Hasil uji coba dan kajian teknis oleh konsultan independen hari ini menyatakan bahwa jalur telah bisa dilalui KA bandara, maka malam ini KA bandara beroperasi kembali," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (8/2).

KA Bandara Soekarno-Hatta operasional mulai pukul 19.51 WIB untuk relasi Stasiun Sudirman Baru (BNI City)-Stasiun Batu Ceper-Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, dan pukul 20.40 WIB untuk relasi Stasiun Bandara Soekarno Hatta-Stasiun Batu Ceper-Stasiun Sudirman Baru (BNI City).

KA bandara akan beroperasi normal dan sesuai dengan jadwal perjalanan yang berlaku. Pembatasan kecepatan hanya sekitar 100 meter pada jalur yang berdekatan dengan titik longsor, sehingga tidak berpengaruh terhadap waktu tempuh KA Bandara Soekarno-Hatta.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement