Rabu 24 Jan 2018 10:02 WIB

Pascagempa, Pertamina Pastikan Penyaluran BBM dan LPG Normal

Sejumlah fasilitas Pertamina yang dekat dengan lokasi gempa dalam kondisi aman.

Rep: Fergi Nadira/ Red: Nidia Zuraya
Peta gempa bumi 6,4 SR yang mengguncang Provinsi Banten, Selasa (23/1).
Foto: dok. BMKG
Peta gempa bumi 6,4 SR yang mengguncang Provinsi Banten, Selasa (23/1).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Unit Manager Communication dan CSR MOR III Pertamina Dian Hapsari Firasati memastikan seluruh fasilitas penimbunan dan penyaluran baik untuk bahan bakar minyak (BBM) dan LPG PT Pertamina tbk, dalam kondisi normal. Pascagempa yang terasa di sekitar Banten sampai Jakarta Selasa (23/1) kemarin, Pertamina memastikan keamanannya dalam kondisi seperti sedia kala.

Dian menyampaikan, sesaat setelah kejadian, tim Pertamina Marketing Operation Region III langsung melakukan pengecekan di seluruh fasilitas TBBM, Terminal LPG, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), dan lembaga penyalur BBM & LPG. "Setelah dicek menyeluruh, alhamdulillah kondisi sarana dan fasilitas kami dalam kondisi aman dan dapat berfungsi dengan baik," ujarnya melalui siaran tertulis yang diterima Republika.co.id, Rabu (24/1).

Beberapa fasilitas yang terdekat dengan lokasi gempa adalah Terminal BBM Tanjung Gerem dan Terminal LPG Tanjung Sekong yang berlokasi di Banten. Demikian juga Terminal BBM dan LPG di lokasi lain yang ikut merasakan goncangan gempa seperti Terminal BBM Cikampek, Tasikmalaya, Balongan, Bandung, dan Jakarta. "Semua dinyatakan aman dan dapat beroperasi normal," kata dia.

Selain memastikan penyaluran berjalan normal, Pertamina juga melakukan pemantauan terhadap kondisi masyarakat pasca gempa. Oleh karenanya, hingga saat ini, Pertamina terus berkordinasi dengan BPPD setempat untuk memonitor bantuan yang diperlukan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement