Rabu 23 Aug 2017 14:33 WIB

Lotte Grosir Gandeng Baznas Garap UKM

Gerai Lotte Grosir.
Foto: lottemart.co.id
Gerai Lotte Grosir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lotte Grosir menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengajak masyarakat membantu Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memperoleh modal dan pendampingan usaha.

Bambang Sudibyo pada Rabu di Jakarta mengatakan program kemitraan itu merupakan salah satu partisipasi masyarakat melalui Baznas dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan.

Dia mengatakan sebagaimana zakat yang wajib ditunaikan kaum Muslim, maka infak dengan cara kreatif seperti kemitraan Lotte Grosir dan Baznas sangat bermanfaat bagi penerima zakat/mustahik.

Kerja sama, kata dia, merupakan komitmen dua pihak untuk memberikan manfaat bagi mustahik yang membutuhkan. Kemitraan tersebut dimulai dengan peresmian di Lotte Grosir, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu.

Terkait program serupa, Bambang mengatakan Baznas memiliki program-program ekonomi untuk mustahik, salah satunya melalui program terpadu Zakat Community Development (ZCD) dengan mayoritas program pemberdayaan berupa upaya peningkatan ekonomi penerima zakat.

"Pemberdayaan dilakukan berdasar potensi alam dan masyarakat setempat sehingga dapat dirasakan manfaat sebesar-besarnya. Dengan menggunakan dana zakat, infak dan sedekah, saat ini ZCD dilaksanakan di puluhan desa di Indonesia, dengan penerima ratusan ribu manfaat," kata dia.

Presiden Direktur PT Lotte Shopping Indonesia Joseph Buntaran mengatakan pelanggan Lotte Grosir dapat berpartisipasi dalam pemberian bantuan itu dengan berdonasi melalui kasir. Donasi yang terkumpul setiap bulannya akan disalurkan oleh Lotte Grosir ke Baznas untuk digunakan bagi program bantuan dan pendampingan usaha para mustahik.

"Pelanggan dapat menikmati layanan donasi ini melalui 28 titik Lotte Grosir yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Dengan partisipasi masyarakat ini karena berdasarkan World Giving Index 2016, Indonesia menempati posisi ketiga dalam kategori jumlah penduduk terbanyak yang melakukan donasi baik langsung kepada penerima manfaat maupun melalui lembaga amal," kata dia.

Sekitar 139 juta penduduk Indonesia, kata dia, tercatat melakukan donasi berupa uang untuk disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement