Rabu 09 Aug 2017 19:23 WIB

PGN Pastikan Pasokan Gas Rumah Tangga di Bekasi Normal

Petugas Perusahaan Gas Negara (PGN) saat mengecek penggunaan gas rumah tangga. (ilustrasi)
Foto: Antara/Olha Mulalinda
Petugas Perusahaan Gas Negara (PGN) saat mengecek penggunaan gas rumah tangga. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama memastikan pasokan gas di Bekasi berjalan normal dan lancar. Dia membantah adanya informasi gangguan pasokan gas PGN di wilayah Bekasi.

"Dapat kami informasikan, tidak ada gangguan pasokan gas bumi PGN termasuk untuk pelanggan rumah tangga. Pelayanan PGN ke pelanggan sampai saat ini berjalan dengan lancar dan normal," ujar Rachmat, Rabu (9/8).

Sebelumnya, sejak Senin (7/8) hingga saat ini, pelanggan gas di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat tidak dapat menikmati layanan gas rumah tangga. Seperti ditulis Antara, PT Sinergi Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan operator jaringan gas bumi di Kecamatan Rawalumbu. Rachmat memastikan gangguan yang terjadi di kecamatan rawalumbu bukan merupakan jaringan yang dikelola PGN.

"Bila pelanggan kami ada keluhan gangguan, mohon segera melaporkan kepada kami melalui call center PGN di nomor telepon 1500645 atau email [email protected], petugas kami akan cepat merespons laporan pelanggan atau masyarakat," kata Rachmat.

Pelanggan Protes Pemadaman Layanan Gas Alam

PT Sinergi Patriot Kota Bekasi, Jawa Barat, selaku operator jaringan gas bumi di Kecamatan Rawalumbu, memprediksi pemadaman layanan sejak Senin (7/8) akan berlangsung hingga Ahad (13/8). Pemadaman layanan gas bumi untuk keperluan produksi kebutuhan rumah pelanggan terjadi akibat adanya salah satu jaringan pipa distribusi yang pecah di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Saat ini kami baru melayani 4.700 pelanggan di Kecamatan Rawalumbu, karena Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini memang baru saja terbentuk dan layanan ini masih sifatnya uji coba," kata Humas PT Sinergi Patriot Kota Bekasi M Jufri di Bekasi, Rabu.

Menurut dia, operator memprediksi proses perbaikan akan berlangsung hingga Ahad (13/8) mengingat jaringan yang pecah berada pada kedalaman sekitar delapan meter. "Pipa yang pecah ada di kedalaman delapan meter dari permukaan tanah, sampai malam tadi proses perbaikan pipa masih berjalan," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement