Senin 05 Jun 2017 07:01 WIB

Indonesia Diklaim Siap Menuju Emisi Euro 4

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Dwi Murdaningsih
Suasana malam di kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Foto: Paramayuda/Antara
Suasana malam di kilang minyak Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Karliansyah menilai, Indonesia sudah siap menggunakan standar emisi Euro 4. Padahal, Pertamina menyatakan Indonesia baru siap menggunakan bahan bakar standar emisi Euro 4 pada 2021.

''Di sisi lain, kita sudah menetapkan peraturan Euro 4. Kandungan sulfur yang sekarang 300 ppm, nanti maksimal hanya 50 ppm,'' kata Karliansyah, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Ahad (4/6).

Apalagi, lanjut dia, pada 26 Mei lalu, diluncurkan bahan bakar standar Euro 4 di Kilang Cilacap. Menurut dia, Kilang Cilacap mampu melayani kebutuhan 60-70 persen bahan bakar di Jawa. Selain Cilacap, Kilang Balongan juga sudah siap memasok untuk Jakarta, begitu juga Kilang di Balikpapan.

''Artinya kita sudah siap menuju Euro 4,'' ujar dia.

Meski, Karliansyah tidak tahu berapa harga yang akan dipatok untuk bahan bakar Euro 4. Hanya saja, ia mengatakan perbedaan harga dengan bahan bakar yang ada saat ini, Euro 4 akan lebih mahal seribu rupiah.

''Kita pernah menghitung untuk euro 4 bedanya seribu rupiah dibanding sekarang. Kalau jadi kebutuhan nasional bisa lebih murah,'' kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement