Senin 01 May 2017 19:42 WIB

Penerbangan Internasional Resmi Berangkat dari Terminal 3

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Budi Raharjo
Pekerja sedang membersihkan ruangan Boarding di Terminal Tiga  Bandara Soetta, Tangerang, Banten.
Foto: Tahta Aidilla/Republika
Pekerja sedang membersihkan ruangan Boarding di Terminal Tiga Bandara Soetta, Tangerang, Banten.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury dan Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin meresmikan layanan operasional penerbangan internasional Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (1/5). Mereka melepas keberangkatan penerbangan GA 820 rute Jakarta – Kuala Lumpur dan menyambut kedatangan penerbangan GA 823 rute Singapura – Jakarta.

Penerbangan GA 820 dari Jakarta tujuan Kuala Lumpur berlangsung pada pukul 08.35 WIB, sedangkan kedatangan penerbangan GA 823 rute Singapura – Jakarta mendarat pukul 08.15 WIB. Kedua penerbangan langsung disambut dan dilepas oleh jajaran pimpinan kedua BUMN tersebut yang ditandai dengan pengguntingan pita untuk penerbangan GA 820, dan pengalungan bunga kepada penumpang untuk penerbangan GA 823.

Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan, resmi beroperasinya layanan penerbangan internasional Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta menandai upaya berkelanjutan yang dilaksanakan perusahaan dalam mewujudkan komitmen service excellence serta meningkatkan kenyamanan seluruh pengguna jasa dalam menikmati layanan penerbangan Garuda Indonesia.

“Kami juga ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Angkasa Pura II yang berhasil menyediakan layanan bandara bertaraf internasional dengan fasilitas modern yang tentunya akan semakin menunjang layanan operasional layanan yang kami berikan kepada seluruh pengguna jasa” ujar Pahala di Bandara Soekarno Hatta, Senin (1/5).

Sementara itu, Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, dengan adanya terminal internasional dan penerbangan langsung internasional di Terminal 3 maka menjadi tantangan tersendiri untuk AP II untuk bisa bekerja maksimal. Ia mengatakan hal ini bisa memberikan multiplayer effect bagi semua sektor.

"AP II optimistis beroperasinya penerbangan internasional di Terminal 3 dapat semakin menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai salah satu penopang pertumbuhan pariwisata, di samping tentunya peningkatan roda perekonomian Indonesia," ujar Awaluddin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement