Kamis 20 Apr 2017 17:10 WIB

Melemah, IHSG Berakhir di Zona Merah

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Nidia Zuraya
Pekerja melintas disamping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (18/4).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Pekerja melintas disamping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (18/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sore ini, Kamis (20/4), ditutup memerah setelah terkoreksi 11 poin ke level 5.595. IHSG tidak mampu mempertahankan zona nyamannya setelah pada pembukaan perdagangan pagi  positif.

''IHSG hari ini berbalik melemah, kami melihat kemenangan Anies-Sandi mengisyaratkan adanya momentum kekuatan oposisi, sehingga berpotensi membuat kekhawatiran baru terkait kondisi politik Indonesia,'' kata Analis NH Korindo, saat dihubungi, Kamis (20/4).

Terlebih lagi, lanjut dia, Pemilu Presiden 2019 semakin dekat dan kemungkinan 'kampanye' akan dimulai di tahun ini (lebih awal dari perkiraan di 2018). Meski demikian, sentimen negatif tersebut menurutnya hanya sementara.

Karena apabila dilihat dari sisi lain, demo dan kisruh politik (yang dahulu terkait Ahok) kemungkinan akan berkurang. ''Sehingga perusahaan dapat melanjutkan bisnis seperti biasa,'' jelas dia.

Pelemahan tersebut juga dipicu oleh delapan saham sektoral yang melesu. Delapan sektor saham tersebut adalah Agribisnis, Konstruksi, Pertambangan, Manufaktur, Keuangan, Konsumsi, Industri Dasar dan Perdagangan. Sementara hanya dua yang berada di zona hijau yaitu Aneka Industri dan Infrastruktur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement