Sabtu 18 Feb 2017 10:08 WIB

Wapres JK Minta Geo Dipa Bantu Pemerintah

Rep: Amri Amrullah/ Red: Andi Nur Aminah
Instalasi sumur pengeboran panas bumi PT Geo Dipa Energi (ilustrasi)
Foto: Antara/Anis Efizudin
Instalasi sumur pengeboran panas bumi PT Geo Dipa Energi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajemen BUMN PT Geo Dipa Energi (Persero) menemui Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) Jusuf Kalla untuk menyampaikan perkembangan usaha BUMN di bidang panas bumi tersebut. "Direksi dan Komisaris Geo Dipa diterima oleh Wapres JK dan didampingi oleh Staf Khusus Wapres RI dan Tim Ahli Wapres RI," kata Corporate Secretary Geo Dipa Endang Iswandini di Jakarta, akhir pekan ini.

Adapun Staf Khusus Wapres yang mendampingi adalah Muhammad Abduh (Bidang Infrastruktur dan Investasi), Alwi Hamu (Staf Khusus Bidang Umum, dan Sofyan Wanandi (Tim Ahli Wapres RI). Pertemuan dilakukan di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta pada Kamis (16/2).

 

Pada pertemuan itu, Jusuf Kalla meminta agar manajemen BUMN PT Geo Dipa Energi (Persero) melakukan percepatan pengembangan energi panas bumi untuk membantu pemerintah dalam penyediaan panas bumi.

"Saya cukup senang mendengar perkembangan yang cukup signifikan. Karena terakhir saya ke Patuha, saya menyimpan harapan akan Geo Dipa sebagai salah satu perusahaan BUMN yang membantu pemerintah dalam penyediaan listrik bersih," kata Wapres.

Jusuf Kalla menginstruksikan agar Geo Dipa untuk segera mengembangkan lapangan panas bumi yang sudah ada sekarang ini,  atau pun lapangan-lapangan baru yang akan diberikan nanti. Wapres JK juga akan membantu serta mendukung program Geo Dipa semaksimal mungkin untuk semua permasalahan yang ada. Apalagi masalah-masalah yang  berpotensi menyebabkan kerugian negara atas rekomendasi Jamdatun dan KPK.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement