REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG –- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meresmikan Rumah Singgah Alfamart Alfamidi. Rumah singgah ini diperuntukkan bagi anak-anak penderita kanker dari berbagai wilayah di Jawa Tengah dan sedang menjalani pengobatan rawat inap maupun rawat jalan di Semarang.
“Kepedulian yang ditunjukkan oleh pelaku usaha dalam membantu pemerintah membangun fasilitas publik yang bisa bermanfaat bagi banyak pihak, patut diteladani dan diapresiasi,” ujar Hendrar Prihadi, Senin (26/9).
Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini, juga memotivasi anak-anak penderita kanker beserta keluarga yang mendampinginya agar tetap semangat melawan penyakit. “Saya percaya anak-anak di sini adalah anak-anak yang tangguh. Semoga ke depan, mereka bisa menjadi pribadi yang hebat dan menginspirasi banyak orang,” ujar dia.
General Manager Corporate Communication PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Nur Rachman menjelaskan, Rumah Singgah yang beralamat di Jl Kedungjati No. 6, Kota Semarang ini, merupakan yang ketiga dibangun setelah di wilayah Makassar dan Pekanbaru.
“Lokasi pembangunannya dipilih berdasarkan ketersediaan rumah sakit yang memiliki dokter spesialis kanker pada anak di daerah tersebut. Pembangunan rencananya akan dilanjutkan ke wilayah Jawa Timur, yakni di Kota Malang,” terangnya.
Menurut dia, pembangunan rumah singgah yang dilengkapi berbagai sarana dan prasarana mulai dari tempat tidur, lemari, televisi, perlengkapan masak, serta tenaga pengajar dan tenaga pengurus harian ini terwujud berkat partisipasi masyarakat luas.
“Pembangunan ketiga Rumah Singgah tersebut, merupakan hasil penggalangan donasi konsumen Alfamart Alfamidi selama periode 1 hingga 31 Januari 2015 yang terhimpun sebanyak Rp 2,39 miliar. Dalam penyaluran dan pengelolaannya, perusahaan bekerja sama dengan Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI),” kata Nur.
Ketua YKAKI, Ira Soelistyo menambahkan, selain menyediakan tempat yang nyaman, Rumah Singgah Alfamart Alfamidi dibuat agar memiliki suasana kekeluargaan yang penuh keceriaan. Meskipun dalam keadaan sakit, anak-anak terus diusahakan agar tetap semangat. Maka, selain memperhatikan asupan nutrisinya, YKAKI juga memperhatikan kebutuhan bermain dan belajar anak-anak selayaknya usia mereka.
“Sejak dibuka tiga bulan lalu, sudah ada 10 anak penderita kanker beserta keluarganya yang tinggal di sini. Mereka datang dari berbagai daerah untuk menjalani terapi pengobatan di RS Kariadi yang lokasinya tak jauh dari sini,” kata Ira.