Rabu 17 Aug 2016 15:52 WIB

Jelang Penerapan BI 7 Days Repo Rate, Bank Akan Lihat Likuiditas

Rep: fuji pratiwi/ Red: Hiru Muhammad
Bank Indonesia
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Bank Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menjelang penerapan BI 7 Days Reverse Repo Rate, bank-bank akan melihat likuiditas mereka  masing-masing. Momen menuju suku bunga tunggal kali ini juga dinilai cukup tepat mengingat inflasi sedang rendah.

Kepala Ekonom BTN Winang Budoyo mengatakan, pada penerapan 7 Days Repo Rate, bank tentu akan melihat likuditas masing-masing. Kalau bunga rendah, bank diuntungkan dengan biaya dana yang murah dan harga kredit yang juga murah. Dengan begitu, suku bunga angka tunggal yang diharapkan pemerintah bisa dicapai dan kredit sektor riil juga bisa berjalan. "Mumpung inflasi rendah, 3,2 persen, repo rate juga masih 5,2 persen, masih ada ruang positif tidak mepet inflasi," kata Winang, Selasa (16/8).

Menurutnya, perubahan acuan dari BI Rate ke 7 Days Repo Rate tidak akan banyak membawa perubahan berarti. Kalau penerapan BI rate di industri butuh waktu penyesuaian tiga bulan, pola seperti itu nampaknya tidak akan banyak berubah untuk Repo Rate. Namun, ini akan juga tergantung likuiditas di bank.

Winang melihat belakangan likuiditas perbankan sudah mulai longgar. Rata-rata bunga interbank akhir 2015 masih di atas 6,2 persen dan sekarang sudah 4,88 persen. Turunnya bunga mengindikasikan likuiditas naik.  BI 7 Days Reverse Repo Rate ini ada untuk mengembalikan policy rate ke fungsi awal. Selama ini policy rate menggunakan suku bunga acuan BI (BI Rate). Selama ini overnight interbank rate selalu ada di kisaran BI Rate.

Secara operasional, target suku bunga ada di kisaran overnight interbank rate. Namun setelah krisis sub prime morgage, dana dari luar banyak masuk sehingga overnight interbank rate jadi jauh dari BI rate. Kebijakan 7 Days Repo Rate ini untuk mengembalikan. "BI dan 7 Days Repo Rate masih dalam term structure yang sama, hanya rentang waktunya beda jadi yieldnya beda," kata Winang.

Pada 19 Agustus 2016 BI akan mulai menerapkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebagai suku bunga acuan yang baru. Tercatat hingga Juli 2016, BI 7-Day Reverse Repo Rate berada pada level 5,25 persen dan BI Rate pada level 6,50 persen dengan suku bunga Deposit Facility 4,50 persen dan Lending Facility sebesar 7 persen.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement