Senin 08 Aug 2016 13:08 WIB

Pemerintah Jamin Serap Hasil Produksi Petani dan Peternak

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Nur Aini
Sejumlah pekerja mengeringkan gabah di pelataran penggilingan padi/ilustrasi
Foto: Antara
Sejumlah pekerja mengeringkan gabah di pelataran penggilingan padi/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian sepakat akan menyerap seluruh hasil produksi petani dan peternak. Hal ini untuk menjamin ketersediaan bahan pokok dan menjaga stabilitas harga di dalam negeri.  

"Seluruh hasil produksi dalam negeri akan menjadi prioritas, dengan demikian dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak," ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usah bertemu dengan Menteri Pertanian di Jakarta, Senin (8/8).

Enggartiasto menjelaskan, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian memiliki visi yang sama dan sepakat bahwa berapapun jumlah hasil produksi petani maupun peternak akan tetap diserap oleh pemerintah. Pemerintah telah memberikan mandat kepada Bulog untuk membeli beberapa komoditas utama yang dihasilkan oleh petani. 

"Nggak ada alasan nggak ada uang karena berapapun yang dibutuhkan akan kita siapkan, dan dari cashflow-nya dari arus uang itu akan mencukupi dan nggak terlalu banyak," kata Enggartiasto.

Dengan diserapnya hasil produksi petani oleh pemerintah, dia mengatakan, maka ke depan tidak perlu ada kekhawatiran terhadap ketersediaan stok. Selain itu, pada masa panen berikutnya petani dinilai akan semangat untuk menanam sehingga produksi serta ketersediaan akan meningkat.

Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, upaya ini yakni untuk menjaga petani agar bisa produksi dengan baik dan mendapatkan harga yang layak. Hal tersebut juga menjadi upaya untuk menata rantai pasok dan menjaga kestabilan harga di tingkat konsumen. 

"Ego sektoral harus dihilangkan karena tujuan kami satu yakni rakyat sejahtera," ujar Amran. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement