Ahad 19 Jun 2016 22:46 WIB

Ketua MPR Minta Konversi Lahan Pertanian Dikendalikan

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Nur Aini
Seorang petani membajak sawah di daearah Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Republika/Edi Yusuf)
Foto: Republika/ Edi Yusuf
Seorang petani membajak sawah di daearah Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (Republika/Edi Yusuf)

REPUBLIKA.CO.ID,CIANJUR --Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan semakin berkurangnya lahan pertanian. Sebab, menyusutnya lahan pertanian menyebabkan produksi padi menurun sehingga butuh dikendalikan.

Ia mengungkapkan, banyak konversi lahan pertanian sawah yang pengairannya begitu bagus, menjadi perumahan, ruko maupun pabrik. ''Ini musti dikendalikan. Kita perlu lahan pertanian yang luas. Kalau terus menerus dikonversi akan mengancam swasembada pangan yang menjadi cita-cita pemerintahan kita,'' kata Zulkifli, usai mengunjungi petani di Cianjur, Jawa Barat, Ahad (19/6).  Ia menilai, Cianjur sebagai lumbung padi, apalagi memiliki beras yang khas pandan wangi harus diselamatkan dan dilestarikan. 

Terkait kesejahteraan petani, ia menyatakan indeks kesejahteraan petani meningkat. Hanya saja, kata dia, perlu ada yang menjembatani antara pasar dan petani,karena banyak sekali tengkulak yang bermain. ''Harga cabai, tomat, mentimun, di petani murah sekali. Ini yang bisa dipertemukan petani dengan pasar, sehingga selisih harga tidak terlalu jauh. Kita berharap konsumn dapat harga sedang, petani bagus,'' ujarnya.

Dalam kegiatan ini Zulkifli didampingi oleh beberapa pengurus DPP PAN, seperti Ketua DPP yang sekaligus Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto, Ketua DPP PAN A. Riski Sadiq, Azis Subekti, Wasekjen Ahmad Yohan, Soni Sumarsono, Iswari Mukhtar, Suherlan, dan Keliek Umbaran.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement