REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Semen Padang membukukan laba bersih sebesar Rp 239 miliar sepanjang kuartal pertama 2016 ini. Angka ini naik 46 persen dibanding laba bersih pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 163,8 miliar.
Anak usaha PT Semen Indonesia Tbk tersebut juga berhasil menjaga volume penjualan produk semen sebanyak 2,16 juta ton semen selama kuartal pertama tahun ini. Perusahaan mencatat, angka ini cenderung flat dibanding volume penjualan pada periode yang sama tahun lalu. Alasannya, masuknya pemain baru di pasar semen nasional yang membuat industri semen lokal harus bekerja keras mempertahankan pangsa pasar, atau bahkan meningkatkannya.
Direktur Utama PT Semen Padang Benny Wendry menjelaskan bahwa pada 2015 lalu realisasi produksi semen mencapai 6,9 juta ton. Tahun ini, kata dia, pihaknya menargetkan untuk menaikkan realisasi produksi sebesar 7,13 juta ton. Selain itu, target penjualan juga dinaikkan menjadi 7,66 ton semen, lebih tinggi dari realisasi tahun lalu sebesar 7,2 juta ton. Benny juga mengungkapkan bahwa laba bersih tahun ini ditargetkan akan menyentuh Rp 709,1 miliar.
"Laba bersih nanti akan diputuskan untuk apa saja oleh pemegang saham. Biasanya untuk pengembangan perusahaan dan bonus dan CSR. Kita fokus ke proyek Pabrik Semen Indarung VI, kapasitas bertambah 3 juta ton. Mudah mudahan akan selesai kuartal ketiga dan commisioning Oktober," ujar Benny saat ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2015 di Kantor PT Semen Indonesia, Jakarta, Rabu (11/5).
Benny mengatakan, pasar utama PT Semen Padang di wilayah Sumatera meliputi Sumatra Barat, Sumatra Utara, Aceh, Riau Daratan, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung. Sedangkan di Pulau Jawa, Semen Padang memasarkan produknya di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat.
Sedangkan untuk target volume ekspor, Benny menyebutkan bahwa perusahaan menargetkan untuk menjaga di angka empat persen sampai lima persen dari total produksi dengan tujuan utama pasar Asia Selatan.
"Selain itu juga dibidik pasar baru di Timur Tengah dan Afrika," kata Benny.
Tahun ini, target market share Semen Padang juga ditargetkan sebesar 43,56 persen untuk pasar Sumatra dan 2,72 persen pasar Jawa.
“Secara nasional, PT Semen Padang menargetkan market share sebesar 10,23,” kata Benny.