Kamis 25 Feb 2016 11:13 WIB

Uber Mulai Uji Coba Operasional Ojek Motor

Rep: Qommarria Rostanti / Red: Nur Aini
Uber Taksi
Foto: Google
Uber Taksi

REPUBLIKA.CO.ID,‎ BANGKOK -- Perusahaan transportasi online, Uber, memperkenalkan layanan terbarunya yakni UberMOTO. Layanan tersebut merupakan pilot project di Bangkok, Thailand.

Skema percontohan yang diluncuran Rabu (24/2) tersebut diharapkan bisa menyebar ke seluruh Asia. Ada sekitar 15 ribu armada yang mewarnai jalanan Bangkok setiap harinya. Rata-rata perjalan sehari-hari membutuhkan waktu dua jam. Kecepatan lalu lintas di Bangkok di bawah 16 kilometer per jam, bahkan terkadang bisa turun ke 11 kilometer per jam pada jam sibuk.

Bangkok memperkirakan kerugian 6 persen dari produksi ekonomi akibat kemacetan lalu lintas. "Kemacetan ini buruk bagi produktivitas di Bangkok dan polusi yang dihasilkan merusak kualitas semua orang hidup," kata pihak Uber seperti dikutip dari Independent.co.uk, Rabu (24/2).

UberMOTO memungkinkan orang menghemat waktu dan uang. Ini adalah perjalanan singkat untuk memesan sepeda motor. Cukup dengan menekan sebuah tombol dan menikmati pilihan paling terjangkau dan tersedia di Bangkok.

Uber akan diasuransikan dan menjalani proses screening yang melibatkan aparat kepolisian untuk memeriksa. Pengemudi yang menawarkan layanan juga harus menyediakan helm bagi penumpang. Tujuan jangka panjang peluncuran UberMOTO adalah membuatnya menjadi fitur permanen.

"Kami akan melihat hasil pengujian, belajar, scaling, dan menyempurnakan produk di sini sehingga dapat bergulir keluar di pasar negara berkembang lainnya," ujar juru bicara Uber kepada Channel News Asia.

Layanan pertama diluncurkan di daerah Sathorn, Siam, dan Silom. Pengguna di daerah ini akan dapat melihat opsi UberMOTO ketika membuka aplikasi Uber mereka.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement