Selasa 29 Dec 2015 14:19 WIB

Harga Bahan Pokok Belum Terkendali

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nur Aini
 Pedagang menata komoditas sayuran yang di jual di Pasar Rumput, Jakarta, Ahad (15/3).
Foto: Prayogi/Republika
Pedagang menata komoditas sayuran yang di jual di Pasar Rumput, Jakarta, Ahad (15/3).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah bahan pokok di Pasar Soreang, Kabupaten Bandung mengalami kenaikan harga. Kenaikan harga ini, menurut pedagang, terjadi sejak sepekan terakhir.

Salah seorang pedagang di pasar tersebut, Ipah menuturkan, komoditas yang harganya paling melonjak tajam yakni sayur jenis kol. Harga kol yang semula Rp 5.000 kini menjadi Rp 10 ribu (per kilogram). "Parah naiknya, sampai 100 persen," tutur dia, Selasa (29/12).

Selain kol, komoditas lain seperti bawang merah, wortel, cabai rawit, daung bawang, pun mengalami kenaikan harga. Ipah mengatakan, harga bawang merah per kilogram yang sebelumnya Rp 50 ribu kini menjadi Rp 60 ribu.

Sedangkan untuk daun bawang, yang sebelumnya Rp 12 ribu kini menjadi RP 20 ribu per kilogram. Wortel, semula harganya Rp 10 ribu menjadi Rp 16 ribu per kilogram. "Telor juga naik, dari Rp 20 ribu sekarang jadi Rp 25 ribu," tutur dia.

Ipah tidak mengetahui alasan kenaikan harga tersebut. Sebab, kenaikan ini sudah terjadi di tingkat pemasok. "Dari pas beli sudah naik, makanya di kita juga naik," tutur dia. Namun, kata dia, kenaikan ini terjadi menjelang liburan tahun baru.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement