Senin 21 Dec 2015 21:56 WIB

BTN: ATM Himbara Turunkan BOPO

Rep: Binti Sholikah/ Red: Djibril Muhammad
Teller Bank Tabungan Negara (BTN) menghitung uang rupiah di Banking Hall Bank BTN, Jakarta, Kamis (9/7).
Foto: Republika/Agung Supriyanto
Teller Bank Tabungan Negara (BTN) menghitung uang rupiah di Banking Hall Bank BTN, Jakarta, Kamis (9/7).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konsolidasi ATM Himbara akan menekan biaya operasiobal bank-bank BUMN. Rasio BOPO (biaya operasional dibanding pendapatan operasional) bank-bank anggota Himbara diperkirakan bisa turun di bawah 80 persen.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Maryono, menyatakan, penggabungan ATM Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) akan mendukung efisiensi BUMN sekaligus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat karena biaya akan semakin murah dengan fitur layanan lebih.

Maryono menyebutkan, Bank BTN sampai dengan September 2015 tercatat telah memiliki ATM sebanyak 1.830 unit.  ATM BTN tersebut terkoneksi dengan lebih dari 40 ribu ATM jaringan Link, MEPS, Prima, Bersama, ALTO, dan Visa. (Baca: Konsolidasi ATM Himbara Hemat Transaksi Rp 7,3 T per Tahun)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement