Kamis 20 Aug 2015 17:44 WIB

Peternak tak Yakin Harga Ayam Turun Seperti Janji Mentan

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Pekerja sedang memberikan minum pada pusat penjual Unggas di Pisangan ,Jakarta, Rabu (19/8).
Foto: Republika/ Tahta Aidilla
Pekerja sedang memberikan minum pada pusat penjual Unggas di Pisangan ,Jakarta, Rabu (19/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (Himpuli) menyatakan, selama seminggu ke depan harga daging ayam masih tinggi. Hal ini karena, peternak butuh waktu sekitar satu sampai dua bulai sampai mulai panen.

Ketua Umum Himpuli Ade M. Zulkarnain mengatakan, bila ada perubahan harga, kemungkinan hanya turun 10 persen di minggu depan. "Tapi tetap saja harganya akan di atas harga sebelumnya, sekitar Rp 32 ribu sampai Rp 34 ribu di pasar," jelasnya kepada Republika, Kamis, (20/8).

Menurutnya, pemerintah harus melihat dari aspek peternak. "Banyak aspek untuk produksi, pakan ayam juga tinggi," tambah Ade.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Mentan) menyatakan, harga ayam akan normal lagi dalam seminggu. Hanya saja, Ade tak yakin pada pernyataan tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement