Senin 03 Aug 2015 16:23 WIB

BPS: Pengendalian Inflasi di Luar Jawa Belum Maksimal

Rep: Satria Kartika Yudha/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
BPS
BPS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin meminta pemerintah meningkatkan upaya pengendalian inflasi di luar pulau Jawa. Sebab, tingkat inflasi di luar pulau Jawa tidak merata. Ada yang tinggi, ada pula yang rendah.

Suryamin memaparkan, berdasarkan tiga kelompok wilayah, inflasi di 26 kota di pulau Jawa seluruhnya berada di bawah 1 persen. Sementara di 23 kota di Sumatera, sebanyak 10 kota mengalami inflasi di bawah 1 persen. Sisanya mengalami inflasi antara 1-2 persen.

Begitu pula di kelompok wilayah non-Jawa dan non-Sumatera. Dari 33 kota yang disurvei, ada 16 kota yang tingkat inflasinya di bawah 1 persen. Sisanya mengalami inflasi antara 1-2 persen.

"Ini artinya pengendalian inflasi di Jawa sudah bagus. Tapi di luar Jawa perlu ditingkatkan pengendalian harganya," kata Suryamin di kantornya, Senin (3/8).

BPS mengumumkan tingkat inflasi atau kenaikan harga barang/jasa pada Juli 2015 sebesar 0,93 persen. Bahan makanan dan transportasi menjadi penyumbang terbesar inflasi Juli.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement