Selasa 14 Jul 2015 20:51 WIB

Obama Dukung Ukraina Lakukan Reformasi Ekonomi

Presiden Amerika Serikat Barack Obama.
Foto: Reuters
Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, Senin, mendorong Ukraina untuk melakukan reformasi ekonomi untuk memenuhi komitmennya terhadap Dana Keuangan Internasional (IMF) dan peminjam global lainnya.

Dilansir AFP Selasa (14/7) selama pertemuan dengan Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk, Presiden Barack Obama dan Wakil Presiden Joe Biden memuji Kiev yang ambisius dengan rencana reformasi ekonominya, kata pejabat Gedung Putih.

Mereka memuji pemerintah Ukraina yang tetap berdiri kuat terhadap langkah-langkah populis yang dapat merusak stabilitas keuangan negaranya, katanya menambahkan.

Menurut pernyataan dari Gedung Putih, para pemimpin menyepakati pentingnya Ukraina melewati langkah-langkah reformasi tambahan, termasuk di sektor energi untuk memenuhi komitmen kepada IMF dan lembaga keuangan internasional lainnya.

Di ambang kegagalan ekonominya setelah lebih dari satu tahun mengalami perang saudara yang brutal, Ukraina telah menerima bantuan dari IMF pada Maret lalu sebesar 17,5 miliar dolar AS untuk jangka empat tahun.

Obama dan Biden juga menyatakan dukungan yang tidak tergoyahkan untuk kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina, dan menggarisbawahi komitmen AS untuk mempertahankan sanksi terhadap Rusia hingga sepenuhnya menerapkan kewajibannya berdasarkan Perjanjian Minsk, kata Gedung Putih.

Negara-negara Barat menuduh Moskow mempersenjatai pemberontakan di Ukraina Timur dan menggelar pasukan di sana, namun Rusia membantah tuduhan tersebut.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement