Senin 11 May 2015 16:36 WIB

Cina Turunkan Suku Bunga Untuk Ketiga Kali

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Pertumbuhan ekonomi Cina melambat.
Foto: Reuters
Pertumbuhan ekonomi Cina melambat.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Untuk ketiga kalinya dalam enam bulan, Bank Sentral Cina menurunkan suku bunga untuk menstimulus pertumbuhan ekonomi dengan memberi keleluasaan institusi keuangan milik pemerintah untuk mengatur suku bunga.

Bank Sentral akan memangkas suku bunga 0,25 persen menjadi 5,10 persen. Sementara suku bunga deposito per tahun turun 0,25 persen menjadi 2,25 persen, demikian dilansir The Associated Press, Ahad (10/5).

Pemangkasan suku bunga ini mencerminkan upaya keras Cina memperbaiki pelemahan ekonomi yang makin dalam yang mengancam peningkatan pengangguran.

Pertumbuhan ekonomi Cina turun jadi 7,4 persen pada 2014 lalu, yang terendah dalam dua dekade terakhir. Target pertumbuhan tahun ini pun diprediksi Beijing akan di bawah tujuh persen.

Perdagangan juga merosot menjadi enam persen di kuartal pertama 2015. Ekspor impor Cina berkontraksi pada April 2015 yang membuat Cina harus makin waspada akan pemburukan ekonomi.

Sebelumnya, Bank Sentral Cina juga memangkas suku bunga pada November 2014 dan Maret 2015.

Pemangkasan suku bunga ini diharapkan bisa mengurangi biaya-biaya keuangan di perusahaan-perusahaan pemerintah dan mendorong bank-bank pemerintah untuk memberi kredit.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement