Senin 09 Feb 2015 14:10 WIB
mobnas

'Mau Majukan Mobnas, Cukup Promosikan Mobil Lokal'

Rep: Andi Nurroni/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Mobil Fin Komodo.
Foto: Finkomodo.blogspot.com
Mobil Fin Komodo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA —  Ketua Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asia Nusa) Ibnu Susilo menyampaikan, mewacanakan industri mobil nasional tetapi menggandeng pihak asing adalah salah kaprah. Menurut dia kerjasama antara Proton dan PT Adiperkasa Citra Lestari hanya salah satu dari sekian banyak pembukaan pabrik mobil asing di tanah air.

Menurut Susilo, selama ini, pemerintah hanya berwacana soal pembangunan industri mobil nasional. Padahal, menurut dia, beberapa perusahaan mobil telah dibangun oleh anak bangsa. 

Sebenarnya tak terlalu sulit untuk membangun mobnas di dalam negeri.“Cukup mempromosikan agar masyarakat Indonesia membeli produk mobil nasional,” ujar Susilo kepada ROL, Senin (9/2).

Salah satu mobil karya anak bangsa, menurut Susilo, adalah Fin Komodo. Mobil segala medan yang cocok untuk geografis Indonesia tersebut, menurut dia, saat ini terus berkembang, meskipun tanpa bantuan pemerintah.

Ia mencontohkan, pemerintah harus meyakinkan masyarakat bahwa membeli Fin Komodo akan mencerdaskan dan menyejahterakan rakyat Indonesia. “Yang akan pintar dan sejahtera adalah peneliti kita, teknisi kita, vendor kita. Yang masyarakat sadar, regulasi itu bisa menyusul,” ujar dia.

Susilo melaporkan, mobil yang diproduksi di Cimahi tersebut penjualannya terus meningkat. “Tahun 2013, kami menjual 80, tahun 2014, 120,” ujar Susilo yang juga Presiden Direktur Fin Indonesia Teknologi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement