Rabu 26 Feb 2014 01:21 WIB

Industri Otomotif Indonesia Sedang Melejit

Sejumlah pekerja melakukan pengecekan tahap akhir mobil The All New Vios & Limo produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Pabrik Krawang 2, Kawasan Industri Karawang Internasional City, Jawa Barat, Rabu (18/12).
Sejumlah pekerja melakukan pengecekan tahap akhir mobil The All New Vios & Limo produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Pabrik Krawang 2, Kawasan Industri Karawang Internasional City, Jawa Barat, Rabu (18/12).

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Sektor industri otomotif di Indonesia bekembang cukup pesat pada kuartal I-2014 setelah mengalami peningkatan investasi cukup signifikan selama empat tahun terakhir, kata Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal Mahendra Siregar, Selasa (25/2).

Atas perkembangan sektor otomotif yang cukup pesat itu, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) optimistis realisasi investasi kuartal I-2014 mencapai angka Rp 100 triliun.

"Investasi di sektor otomotif pada 2013 mencapai US$ 3,7 miliar. Tingkat investasinya naik 10 kali lipat dibandingkan tahun 2010," kata dia, di sela acara pencanangan tiang pertama pembangunan pabrik mesin Toyota di Karawang.

Dikatakannya, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) merupakan salah satu perusahaan otomotif yang melakukan investasi Rp2,3 triliun di awal tahun 2014.

Selain itu, BKPM juga kini telah menerima rencana investasi 570 proyek penanaman modal asing (PMA) dan 57 penanaman modal dalam negeri (PMDN) di sektor otomotif.

Jika realisasi investasi di kuartal I-2014 menembus Rp 100 triliun, maka BKPM menembus rekor terbaru. Rekor tersebut adalah perolehan realisasi investasi sebesar Rp100 triliun dalam 3 kuartal berturut-turut. "Selain otomotif, sektor elektronik juga mengalami peningkatan di kuartal I-2014," kata Mahendra.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement