Ahad 08 Dec 2013 15:25 WIB

KAI Gandeng BCA Bayar KRL dengan Flazz

Rep: Aldian Wahyu Ramadhan/ Red: Nidia Zuraya
 Sejumlah Penumpang menunggu KRL Commuter Line di Stasiun Manggarai,Jakarta,Senin (7/1). (Republika/Adhi Wicaksono)
Sejumlah Penumpang menunggu KRL Commuter Line di Stasiun Manggarai,Jakarta,Senin (7/1). (Republika/Adhi Wicaksono)

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) menggandeng PT Bank Central Asia Tbk (BCA), mengimplementasikan penggunaan kartu Flazz BCA sebagai salah satu alat transaksi untuk melakukan perjalanan KRL. Kerja sama penggunaan kartu Flazz BCA untuk transaksi perjalanan KRL Jabodetabek tersebut dimulai sejak hari ini (Ahad, 8/12).

Untuk dapat menggunakan Kartu Flazz sebagai tiket Commuter Line, pengguna terlebih dahulu harus melakukan aktivasi pada perangkat balance reader yang tersedia di stasiun baru kemudian kartu Flazz BCA dapat digunakan untuk melakukan tap in  pada seluruh gerbang yang tersedia di stasiun KRL Jabodetabek. Aktivasi tersebut hanya perlu dilakukan satu kali pada saat kartu Flazz BCA akan digunakan untuk perjalanan KRL pertama kali.

Direktur Utama PT KCJ Tri Handoyo mengatakan bahwa pada prinsipnya seluruh ketentuan yang berlaku pada pengguna kartu Flazz dan Kartu Multi Trip (KMT) adalah sama, dimana untuk dapat melakukan perjalanan KRL, pengguna jasa harus memiliki saldo minimal Rp 7 ribu.

Selanjutnya, besaran pinalti Rp 7.000 dan suplisi Rp 50 ribu juga akan diberlakukan pada penggunaan jasa yang memakai kartu Flazz BCA. '' Diberlakukan jika ada pelanggaran yang dilakukan saat menggunakan jasa KRL," ujarnya saat konferensi pers di Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat, Ahad (8/12).

Perbedaan signifikan antara KMT dan Flazz BCA hanya terdapat pada cara pengisian saldo dimana untuk melakukan isi ulang pengguna kartu Flazz BCA tidak dapat melakukan transaksi isi ulang di loket stasiun Jabodetabek. Isi ulang saldo pada Flazz BCA dapat langsung dilakukan pada ATM non-tunai BCA serta merchant bertanda Flazz Isi Ulang.

Tri mengatakan, sejak e-ticketing dan tarif progresif diterapkan secara menyeluruh pada 1 Juli 2013. Sejumlah 55 persen pengguna jasa KRL saat ini telah menggunakan KMT.

Penerapan e-ticketing dan tarif progresif sendiri membawa penambahan jumlah penumpang secara signifikan. Setiap harinya terdapat sekitar 600 ribu transaksi pada perjalanan KRL di Jabodetabek.

Dia berharap dengan hadirnya Flazz BCA, transaksi pada perjalanan KRL menjadi semakin mudah, cepat, praktis, nyaman dan memperkecil resiko yang mungkin terjadi pada penggunaan uang tunai.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement