Clock Magic Wand Quran Compass Menu

Rebranding, Tigerair Mandala Tambah Armada

Rep: Meiliani Fauziah
  Petugas mengecek kondisi kabin penumpang pesawat Airbus A320 terbaru milik Mandala Airlines di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/3).    (Republika/Aditya Pradana Putra)
Petugas mengecek kondisi kabin penumpang pesawat Airbus A320 terbaru milik Mandala Airlines di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/3). (Republika/Aditya Pradana Putra)

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta -- Mandala Airlines segera menambah empat pesawat tipe Airbus A320, tahun ini. Dengan demikian, maskapai ini ditargetkan memiliki 12 armada pada akhir tahun. Maskapai ini juga berambisi memiliki total 25 pesawat pada 2015.

Sponsored
Sponsored Ads

Maskapai yang dikenal dengan tarif murahnya ini pun mengumumkan merek baru. Sebagai bagian dari Tigerair Group, Mandala Airline kini bertransformasi menjadi Tigerair Mandala (RI). Nama ini juga disertai logo baru yang dinilai lebih segar dan penuh semangat. "Kami ingin lebih dekat pada konsumen yang berjiwa muda, lebih dekat secara emosional," ujar Presiden Direktur Tigerair Mandala, Paul Rombeek ditemui di gedung Djakarta Theater, Rabu (3/7). 

Wajah baru Tigerair Mandala diharapkan dapat mencerminkan karakteristik dan kepribadian perusahaan. Loreng macan pada buntut pesawat kini diubah menjadi tulisan bertipografi bulat berwarna abu-abu. Terdapat pula aksen dan ekor berwarna oranye yang sekilas seperti senyuman. 

Scroll untuk membaca

Peremajaan merek ini nantinya diikuti oleh perubahan lain secara secara bertahap. Perubahan ini juga dilakukan berbagai maskapai di bawah Tigerair Group. Seperti Tiger Airways yang berubah menjadi Tigerair (TR), Tiger Australia menjadi Tigerair Australia (TT) dan SEAIR yang menjadi Tigerair Philippines (DG). Tigerair Group pun menjajikan akan menawarkan jangkauan yang lebih luas pada penumpang. 

Akhir desember tahun lalu, maskapai ini berhasil menjangkau sekitar 200 ribu penumpang untuk rute domestik. Yaitu Jakarta, Medan, Padang, Pekanbaru, Yogyakarta, Surabaya dan Denpasar. 

Direktur Finansial Tigerair Mandala, Andry Irwan berharap rebranding ini bisa melancarkan target pendapatan yang telah ditetapkan sepanjang 2012. Terhitung sejak 25 Juli 2013, terdapat empat rute penerbangan internasional untuk tujuan Singapura, Kuala Lumpur, Bangkok dan Hongkong. "Kami juga menyasar konsumen yang hobi travelling dan aktif di sosial media," katanya. 

Kini lebih dari 50 tujuan di 13 negara di kawasan Asia Pasifik menjadi jangkaun penerbangan maskapai ini. Pemilik 12.849 follower di Twitter ini mengklaim  mampu menerbangkan sebanyak 43 rute pesawat setiap harinya.

Berita Terkait

Berita Terkait

Rekomendasi

Republika TV

>

Terpopuler

>