Jumat 26 Apr 2013 10:09 WIB

Produk Investasi Syariah Populer di Singapura

Rep: Qommarria Rostanti/ Red: Nidia Zuraya
Singapura
Singapura

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Produk investasi syariah perlahan semakin populer di Singapura. Perusahaan manajemen aset, Franklin Templeton bahkan telah meluncurkan tiga produk investasi syariah yakni Dana Sukuk Global, Dana Keadilan Syariah dan Dana Pertumbuhan Asia.

Rencananya Franklin Templeton juga akan menyediakan dana investasi ritel bagi para investor. Dana investasi syariah mendasarkan prinsip usahanya pada prinsip-prinsip Islam. Dana tersebut tidak boleh diinvestasikan dalam bisnis yang dilarang Islam seperti perjudian atau alkohol.

Untuk memastikan kepatuhan tersebut, Franklin Templeton mendalami dan meninjau kegiatan usaha setiap perusahaan yang mengambil dana tersebut. Ketiga dana yang diterbitkannya diawasi Dewan Pengawas Syariah.

Ketua Eksekutif Franklin Templeton, Mark Mobius, mengatakan strategi syariah merupakan pasar penting dan berkembang di dunia. "Franklin Templeton bangga bisa membawa  produk syariah ke investor syariah secara global," ujar Mobius, seperti dikutip dari Asia One, Jumat (26/4).

Dana Sukuk Global berfokus pada dana yang dikeluarkan oleh pemerintah, badan dan perusahaan yang terkait dengan pemerintah. Bagi mereka yang lebih memilih investasi ekuitas, Templeton Syariah menyediakan Dana Keadilan Global yang berpeluang dalam investasi tingkat global. Sementara itu Dana Pertumbuhan Asia akan diinvestasikaan di wilayah Asia, termasuk Australia, Selandia Baru dan Jepang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement