Ahad 21 Apr 2013 12:17 WIB

Produksi Gas Turun

Rep: Sefti Oktarianisa/ Red: A.Syalaby Ichsan
Ladang gas, ilustrasi
Foto: Yudhi Mahatma/Antara
Ladang gas, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Produksi gas RI mengalami penurunan. Berdasarkan data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak (SKK Migas) di kuartal pertama 2013 ini, realisasi pengiriman gas alam cair (liquified natural gas/LNG) hanya 84 kargo, dari realisasi sebelumnya di 2012 (yoy) 97 kargo. 

"Jika dibandingkan tahun lalu, pengiriman kargo LNG mengalami penurunan sebesar 13 kargo," tegas Kepala Monetisasi Minyak dan Gas Bumi SKK Migas Popi Ahmad Nafis, Ahad (21/4).

Produksi LNG dari seluruh terminal baik Arun Aceh, Bontang Kalimantan Timur maupun Tangguh Papua Barat mengalami penurunan. Dari terminal LNG Arun misalnya, hanya lima kargo LNG yang dikirimkan dari sebelumnya tujuh kargo. Sedangkan Tangguh hanya mampu mengirimkan 25 kargo dari sebelumnya 29 kargo.

Penurunan paling banyak terjadi di Bontang di mana realisasi pengiriman LNG, hanya 54 kargo dari sebelumnya 61 kargo. Meski demikian, ia menuturkan porsi domestik bertambah menjadi enam kargo.

Hal senada juga dibenarkan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini. "LNG Lagi turun sempat 700 juta kaki kubik (mmscfd) dari sebelumnya 1500 mmscfd," ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement