Senin 08 Apr 2013 15:18 WIB

KAI Bakal Naikkan Kereta Ekonomi Jarak Jauh?

Rep: Sefti Oktarianisa/ Red: Citra Listya Rini
Kereta Api Ekonomi
Kereta Api Ekonomi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) bakal menaikkan tarif tiket kereta ekonomi jarak jauh. Misalnya, untuk kereta tujuan Yogyakarta-Jakarta kenaikan bahkan sampai Rp 150 ribu dari sebelumnya Rp 35 ribu. 

Saat dikonfirmasi ke Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan, justru dirinya membantah kebijakan ini.

"Aturan tiket ekonomi ditentukan pemerintah. Sampai sekarang belum ada usulan KAI naikkan ekonomi," kata Tundjung di Jakarta, Senin (8/4).

Lagipula, tegasnya, Kementerian Perhubungan telah memberikan subsidi pada PT KAI. Bukan hanya untuk kereta ekonomi jarak jauh, tapi juga menengah dan pendek. 

Dari total subsidi sebesar Rp 704 miliar yang dikeluarkan 2012 lalu misalnya, kereta api ekonomi jarak jauh mendapat subsidi hingga Rp 195 miliar. Sedangkan ekonomi jarak dekat mendapat subsidi Rp 222 miliar, jarak sedang Rp 110 miliar, KRL ekonomi Rp 156 miliar, KRD ekonomi Rp 15 miliar, dan kereta ekonomi Lebaran Rp 5 miliar. 

"Tapi, memang tak bisa dimungkiri dari 2005 hingga 2012, tarif ekonomi belum pernah mengalami penyesuai," ujar Tundjung. Malah di 2008, tarif sempat turun akibat harga BBM bersubsidi mengalami penurunan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement