Senin 18 Feb 2013 16:10 WIB

Incar Tol Serpong-Balaraja, META Siapkan Rp 5 Triliun

Rep: Friska Yolandha/ Red: Nidia Zuraya
jalan tol (ilustrasi)
jalan tol (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- PT Nusantara Infrastructure Tbk akan menggarap proyek jalan tol Serpong-Balaraja. Untuk pembangunan ruas tol ini perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp 5 triliun.

Direktur Nusantara Infrastructure Ruswin Nazsir mengatakan perseroan berkode META ini merupakan salah satu yang lolos prakualifikasi tender yang dilakukan oleh Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT). Selain META, ungkapnya, ada tiga perusahaan lain yang ikut dalam tender ruas tol Serpong-Balaraja. Salah satunya adalah BSD City.

"Selanjutnya kami akan menunggu proses tender yang akan diumumkan pada Mei nanti," kata Ruswin kepada wartawan di Jakarta, Senin (18/2).

Proyek jalan tol Serpong-Balaraja akan mulai dibangun pada 2014 mendatang. Tol ini akan berjarak sekitar 30 kilometer.

Pembangunan ruas tol Serpong-Balaraja akan terkoneksi dengan ruas tol milik Nusantara Infrastructure sebelumnya, yaitu ruas tol Bintaro-Serpong. Hal ini menurut Ruswin akan memudahkan perseroan dalam memenangkan proses tender.

Pembangunan tol Serpong-Balaraja akan dilakukan dalam tiga tahapan. Kemungkinan terbesar tahap pertama akan dibangun mulai dari wilayah BSD. Pasalnya BSD sudah membebaskan sebagian lahan yang akan dibangun jalan tol. "Yang tersulit adalah pembebasan lahan karena ruas yang dilalui adalah wilayah komersil," kata Ruswin.

Selain pembangunan tol Serpong-Balaraja, META juga akan ikut dalam tender pembangunan tol Kualanamo-Medan. Perseroan menyiapkan investasi sebesar 580 juta dolar AS untuk proyek yang jaraknya lebih dari 50 kilometer ini.

Untuk pembangunan Kualanamo-Medan, perseroan melakukan konsorsium dengan perusahaan asal Korea. Perseroan juga melakukan konsorsium dengan perusahaan swasta lokal. Sayangnya Ruswin tidak menyebutkan perusahaan apa yang akan menjadi partnernya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement