Rabu 12 Oct 2011 11:21 WIB

Muhaimin: Freeport Jangan Sakiti Pekerja

Muhaimin Iskandar
Foto: Republika
Muhaimin Iskandar

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA-- Menakertrans Muhaimin Iskandar meminta agar pekerja dan manajemen PT Freeport menahan diri agar terciptanya suasana kondusif bagi terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

Muhaimin setelah membuka Asia-Europe Meeting Labour and Employment Minister's Conference (Asem-LEMC) III (12-13 Oktober) di Yogyakarta, Rabu, meminta manajemen PT Freeport tidak mengeluarkan pernyataan yang menyakiti hati pekerja.

Di sisi lain, menteri juga mengimbau pekerja agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. "Kedua pihak hendaknya menahan diri agar tercipta dialog yang sehat," kata Muhaimin.

Saat ini perselisihan hubungan industrial PT Freeport sudah masuk pada tahap peradilan hubungan industrial. Kedua pihak hendaknya menghormati proses hukum tersebut agar tidak ada korban lagi.

Menteri juga secara khusus meminta agar manajemen PT Freeport tidak merekrut pekerja baru selama proses perundingan dan pengadilan berlangsung. Perselisihan hubungan kerja bermula permintaan pekerja untuk meminta penyesuaian upah sesuai standard internasional.

"Sebetulnya kedua pihak telah mengadakan tiga kali pertemuan mediasi di kantor Kemenakertrans, tetapi tak ada kata sepakat sehingga dibawa ke pengadilan hubungan industrial," kata Muhaimin. Dia berharap perselisihan ini segera diatasi secara damai dan kekeluargaan.

sumber : Antara
Berita Lainnya

Rekomendasi