Pelaku usaha mulai memperluas kanal penjualan digital dengan memadukan marketplace, situs atau toko daring sendiri, media sosial, hingga toko fisik. Strategi multikanal ini diterapkan untuk menjangkau konsumen lebih luas sekaligus membangun hubungan langsung dengan pelanggan di tengah perubahan biaya dan persaingan perdagangan digital.
Perubahan strategi tersebut mencerminkan semakin beragamnya cara pelaku usaha memasarkan produk dan menjangkau konsumen. Jika sebelumnya marketplace menjadi salah satu tumpuan utama penjualan daring, kini sebagian pelaku usaha mulai mengembangkan saluran penjualan lain untuk melengkapi aktivitas bisnisnya.
Penyesuaian biaya layanan marketplace menjadi salah satu faktor yang ikut diperhitungkan. Bagi pelaku usaha, terutama UMKM, biaya administrasi, komisi, dan layanan tambahan dapat memengaruhi perhitungan keuntungan. Kondisi tersebut membuat pengelolaan biaya penjualan menjadi bagian penting dalam menentukan strategi bisnis.
Sejumlah merek lokal juga mulai mengarahkan konsumen ke situs resmi atau kanal penjualan yang dikelola sendiri. Strategi ini memungkinkan pelaku usaha membangun hubungan lebih langsung dengan pelanggan, mengelola data transaksi, serta mengembangkan program pemasaran untuk mendorong pembelian berulang.
Namun, perkembangan tersebut tidak serta-merta menunjukkan pelaku usaha meninggalkan marketplace. Platform perdagangan digital masih memiliki keunggulan dalam menjangkau konsumen baru dan menyediakan ekosistem pendukung transaksi. Karena itu, penggunaan beberapa kanal secara bersamaan atau omnichannel mulai menjadi pilihan untuk memperluas pasar sekaligus menjaga hubungan dengan pelanggan yang sudah dimiliki.
Perubahan strategi tersebut juga berlangsung di tengah penyesuaian kebijakan pemerintah terhadap perdagangan melalui sistem elektronik. Pemerintah memberlakukan ketentuan potongan biaya layanan sedikitnya 50 persen bagi usaha mikro dan kecil (UMK) yang memenuhi persyaratan mulai 25 Oktober 2026.
Kebijakan itu diharapkan membantu pelaku usaha mengurangi beban biaya penjualan di marketplace. Meski demikian, insentif itu tidak serta-merta menghilangkan kebutuhan untuk mengembangkan kanal penjualan lain. Pelaku usaha tetap perlu mempertimbangkan strategi pemasaran, pengelolaan pelanggan, dan keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.